Kalimantan Tengah Dikepung Banjir, Beberapa Kabupaten Sudah Terendam

Persindonesia.com Kalteng – Tingginya curah hujan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah saat ini membuat beberapa kabupaten terendam Banjir.

Seperti yang terjadi di wilayah Kabupaten Gunung Mas, tepatnya di Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas, memutus sejumlah jalan dan membuat kendaraan harus diangkut menggunakan rakit. Hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir, membuat banyak sungai meluap dan menyebabkan banjir di beberapa kabupaten di Kalimantan Tengah.

Miris! Bangunan Sekolah di Dusun Agung Sudah Lapuk Tak Layak Untuk Digunakan

Bahkan hingga Senin, (5/9), banjir masih melanda banyak kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Gunung Mas. Kawasan banjir terparah di kabupaten Kotawaringin Timur, berada di Kecamatan Parenggean, karena menyebabkan jalur transportasi darat lumpuh total.

Dikutif dari Apahabar.com, banjir di Parenggean membuat jalan terputus. Hampir tidak mungkin diterobos, karena arus deras,” papar Rihel, Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur.

Buka Pelatihan Jurnalistik PJS, Pj Walikota Berharap Profesionalisme Wartawan Meningkat

Banjir juga memutus lalu lintas di kawasan Kabupaten Seruyan, tepatnya Jalan Jenderal Sudirman arah menuju Pangkalan Bun. Bahkan sebuah mobil sempat terseret arus, ketika hendak menerobos banjir. “Selain intensitas hujan, banjir juga disebabkan pendangkalan dan penyempitan sungai. Sementara di Sampit, banjir diduga turut dipengaruhi penurunan permukaan tanah,” tambah Rihel.

Sementara di Gunung Mas, banjir melanda Kecamatan Tewah sejak, Minggu (4/9). Kondisi terparah terjadi di Desa Tumbang Pejangei dan Sarerangan.

Kerja Keras Gubernur Koster Bangkitkan Pariwisata Dan Perekonomian Bali

Menyikapi musibah tersebut, Bupati Jaya S Monong sudah menginstruksikan BPBD setempat agar mendirikan tenda pengungsian untuk warga yang terdampak.

“Banjir merendam sejumlah jalan umum dan rumah warga dengan ketinggian air berkisar antara 100 hingga 140 sentimeter. Sedangkan jumlah warga yang terdampak banjir masih dalam proses pendataan. Namun kami telah membuka dapur umum dan mendirikan tenda pengungsian di Kelurahan Tewah,” papar Champili, Kalak BPBD Gunung Mas.

Bupati Tamba Ajak ASN Kompak Songsong Jembrana Emas 2026

Berbagai sarana dan prasarana juga dikerahkan untuk membantu masyarakat yang terdampak, seperti satu unit mobil truk dapur umum, perahu karet, dan belasan rompi pelampung. Seandainya curah hujan tidak turun, dikhawatirkan banjir akan meluas ke kecamatan-kecamatan lain di Gunung Mas seperti Kurun, Mihing Raya, dan Sepang.

“Kalau dirasa perlu, sebaiknya warga mengungsi ke tempat yang aman. Kepada orang tua diimbau agar tidak membiarkan anak bermain di air banjir karena berbahaya. Waspadai pula korsleting listrik ketika banjir. Benda-benda elektronik hendaknya dipindahkan ke tempat yang jauh dari genangan air,” jelasnya.

Partalite Naik, Diikuti Harga Bahan Pokok Melambung Tinggi di Pasar Negara

Sementara informasi peringatan dini di dapat dari BMKG Kalimantan Tengah. Peringatan Dini Cuaca Wilayah Kalimantan Tengah Senin tanggal 5 September 2022 pukul. 12:44 WIB. berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 12:54 WIB di Kabupaten Kotawaringin Timur: Cempaga Hulu, Kabupaten Kapuas: Mantangai, Timpah, Kapuas Tengah, Kabupaten Barito Selatan: Dusun Hilir, Karau Kuala, Dusun Selatan, Kabupaten Katingan: Katingan Hilir, Tewang Sangalang Garing, Pulau Malan, Kabupaten Seruyan: Seruyan Hilir Timur, Suling Tambun, Kabupaten Lamandau: Lamandau, Bulik, Belantikan Raya, Kabupaten Gunung Mas: Rungan, Manuhing, Kabupaten Barito Timur: Patangkep Tutui, Awang, Dusun Tengah, Pematang Karau, Paju Epat, Raren Batuah, Paku, Karusen Janang. Dan dapat meluas ke wilayah Kota Palangkaraya.

(Faris)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *