Kisah Warga Tembles Terjebak di Kamar dan Dagangannya Hanyut Dibawa Banjir

Persindonesia.com Jembrana – Nasib naas dialami oleh warga Banjar Tembles Desa Penyaringan akibat hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jembrana kemarin malam yang dimulai dari pagi hari, sekira pukul 23.00 wita rumahnya dikepung banjir hingga salah satu penghuninya terjebak di dalam kamar. Beruntung perebekel beserta warga berhasil mengevakuasi warga tersebut.

Diketahui warga tersebut bernama I Gusti Nyoman Sunara yang tinggal di utara kantor Bulog Tembles, dirinya juga berjualan dirumahnya. Akibat banjir melanda kemarin sebagian dagangannya dan juga perabotan rumah tangga ikut hanyut dibawa banjir.

Belum Serah Terima, Senderan Jebol dan Puluhan Rumah Terendam Banjir di Mendoyo

Penuturan dari korban saat terjadinya banjir dirinya berada ditengah rumah sekira pukul 22.00 wita dirinya tidak tahu bahwa sungai kecil yang ada di lokasi wilayahnya meluap dan mengepung rumahnya. “Saat itu saya hendak keluar akan tetapi dikareakan pintu dipenuhi air jadinya tidak bisa buka pintu. Beruntung saya membawa handphone, saya minta tolong kepada warga lainnya,” terangnya. Sabtu (8/10/2022)

Sedangkan saat dikonfirmasi awak media, Perebekel Desa Penyaringan I Made Desta juga menuturkan, akibat hujan yang cukup deras, kemarin malam sekira pukul 23.00 wita salah satu warga menginformasikan adanya warga yang terjebak banjir dirumahnya. ”Kami mendapatkan informasi dari warga ada salah satu warga yang bertempat tinggal di utara kantor Bulog terjebak banjir di kamarnya,” ujarnya.

Ketua Dekranasda Bali Dampingi Istri Menhub Kunjungi Pertenunan di Jembrana

Menurutnya, warga tersebut terlambat keluar dari rumah keburu air sudah masuk kerumahnya serta warga tersebut tidak bisa buka pintu sehingga terjebak di kamarnya. “Beruntung warga tersebut ingat membawa telpon dan menelpon warga lainnya. Saya dibantu oleh warga langsung mengevakuasi sehingga bisa keluar dari rumahnya,” ucapnya.

Akibat kejadian tersebut, imbuh Desta, semua pakaian beserta seisi rumahnya terendam air, perabotan rumah tangga beserta dagangannya ikut hanyut dibawa banjir. “Di Banjar Tembles yang parah ada 2 KK. Kami juga sudah memberikan bantuan berupa kamben dikarenakan pakaiannya semua basah, dari PBPD juga sudah memberikan selimut. Dan hari ini kami mengerahkan tim medis dari Puskesmas untuk berkunjung kesana dikarenakan ada salah satu warga yang panas,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *