Persindonesia.com – Jembrana. Warga Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, dikejutkan dengan penemuan seekor mamalia laut yang diduga berjenis paus sperma kerdil terdampar di pesisir Pantai Tembles. Hewan tersebut ditemukan masih dalam keadaan hidup, namun tampak lemas.
Saat pertama kali ditemukan, paus berukuran sekitar 1,5 meter itu terlihat memiliki warna kemerahan di beberapa bagian tubuh yang diduga merupakan memar. Kondisinya memprihatinkan dan sulit bergerak di perairan dangkal.
16 Hari Kebanjiran Tanpa Bantuan Pemprov, Warga Lebak: Kami Hanya Andalkan Swadaya
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 20.00 Wita. Dua warga setempat yang merupakan pemilik warung wisata di Pantai Tembles melihat adanya seekor ikan besar terdampar di pesisir pantai dalam keadaan hidup.
“Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak lain dan bersama-sama melakukan upaya evakuasi untuk mengembalikan hewan tersebut ke tengah laut,” ujarnya, Selasa (27/1)
Komisi IV DPRD Badung Tegaskan Kepastian Proses Hibah Keagamaan Tahun 2026
Namun, kata Sartika, keesokan harinya, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 07.00 Wita, mamalia laut tersebut kembali ditemukan terdampar di lokasi yang tidak jauh dari titik penemuan awal. Pihaknya bersama penyuluh perikanan Kecamatan Mendoyo kembali melakukan upaya evakuasi ke tengah laut.
“Sayangnya, karena kondisi hewan sudah sangat lemas, paus tersebut kembali terdampar. Saat ini hewan tersebut masih berada di pesisir Pantai Tembles dalam kondisi lemas. Kami telah berkoordinasi dengan BKSDA Bali dan Jaringan Satwa Indonesia (JSI) serta penyuluh perikanan Kecamatan Mendoyo untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya.
Sartika menambahkan, paus tersebut telah dievakuasi oleh Jaringan Satwa Indonesia (JSI). Karena masih dalam keadaan hidup. “Paus tersebut dibawa ke Buleleng untuk mendapatkan penanganan dan upaya penyelamatan lebih lanjut. Ts






