Denpasar, persindonesia.com – Dewan Pimpinan Daerah Forum Indonesia Anti Narkoba (DPD FIAN) Kota Denpasar, bekerjasama dengan TPS 3R Uma Asri Desa Ubung Kaja dan SMP PGRI 9 Denpasar, menggelar giat sosial donor darah yang dibantu UDD PMI Kota Tabanan serta sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika) ditinjau langsung oleh I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T.,(Bli Mangde) yang dilaksanakan di TPS 3R Desa Ubung Kaja, Jl.Kargo Kenanga Denpasar Utara. Kamis 16/2/2023.
Dengan tema “Setetes Darah Kita Untuk Kehidupan Mereka yang Membutuhkan” Giat dibuka dari pukul 08:00 Wita, yang sudah dihadiri oleh siswa-siswi SMP PGRI 9 Denpasar yang sangat antusias didampingi para guru serta dibantu KKN Mahasiswa Universitas Warmadewa (UNWAR) menyimak berbagai penjelasan dari Gurunya, dari FIAN serta dari TPS 3R Ubung Kaja.
Manager Operasional TPS 3R Uma Asri Desa Ubung Kaja : Riandy Arya Satria, S.H., kepada media mengatakan “Pertama kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam event ke-4 TPS 3R Uma Asri ini bagaimana pengolahan sampah kepada anak-anak SMP PGRI 9 Denpasar dan donor darah kepada masyarakat umum, event ini kita adakan secara rutin dan konsisten setiap 3 bulan sekali selain untuk mengedukasi masyarakat kami juga melakukan tugas mulia yaitu membantu kemanusiaan dalam hal donor darah semoga event ini bisa berlanjut dan konsisten seperti yang telah berjalan, hal-hal yang kurang akan kita tingkatkan dan yang sudah bagus akan kita pertahankan” kata Rian.

Ketua FIAN Kota Denpasar : I Putu Eka Dharma Putra,S.H., yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Wakil Ketua FIAN Kota Denpasar : Ni Komang Anggreani, mengungkapkan “FIAN Denpasar dari awal sangat mendukung kegiatan dari Pengelola TPS 3R Uma Asri Desa Ubung Kaja, kami berharap kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan, Kegiatan hari ini adalah yang kedua dan menjadi program kerja FIAN Denpasar juga dalam kegiatan sosialisasi P4GN dan Donor Darah bersama pengelola TPS 3R Uma Asri Desa Ubung Kaja Kami berharap pihak swasta mendukung kegiatan yang mulia ini. Kalau bukan kita yang bergerak siapa lagi ?, Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Dewan Pembina FIAN Denpasar, Bapak I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T.,(Bli Mangde) yang selalu mendukung penuh kegiatan seperti ini” ungkap Ibu Komang.

Sekretaris FIAN Kota Denpasar : Ni Wayan Yuliani, memberikan penjelasan sedikit tentang bahayanya Narkoba yang sejatinya di berikan ibu ketua DPW (Ibu Ester) yang berhalangan hadir karena sakit, “Kita tadi menjelaskan sedikit jenis-jenis Narkoba dan bahayanya agar anak-anak siswa SMP PGRI 9 kota Denpasar mengetahui bagaimana bahayanya Narkoba, karena di usia dini ini mereka sangat rawan dan labil, dan merekapun sangat antusias sekali mengetahui penjelasan kita tadi” ucap Ibu Yuli.

Pembina FIAN yang juga anggota DPRD Kota Denpasar : I Nyoman Gede Sumara Putra,S.T.,(Bli Mangde) di temui media menjelaskan “Kita sangat mengapresiasi giat dari FIAN yang berkolaborasi dengan TPS 3R Ubung Kaja, UDD PMI Kota Tabanan dan SMP PGRI 9 ini, yang mana akan menjadikan contoh juga kepada sekolah-sekolah lain dengan memberikan pengetahuan kepada siswa-siswanya tentang bagaimana cara pengolahan sampah dari sumbernya hingga bisa bermanfaat dan menjadi nilai ekonomis bagi kita, serta pengenalan akan bahaya dari Narkoba serta efek yang ditimbulkan yang sangat membunuh serta merugikan kita serta lingkungannya, dan dari giat ini akan terbentuk karakter para siswa yang sesuai dengan visi dari Bapak Wali Kota Denpasar “Nandurin Karang Awak” yaitu menanamkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang cerdas, kreatif, mandiri serta bermanfaat bagi masyarakat untuk kemajuan disegala aspek kehidupan sosial kita” ucap Bli Mangde.

Bapak Pembina SMP PGRI 9 Denpasar : Drs. I Made Suastana, M.HUM., kepada media menyatakan “Point pokok dari giat ini adalah pembentukan karakter dari anak-anak. Yang juga berkaitan dengan kurikulum baru Merdeka, salah satunya yaitu P5 (Projek Profil Penguatan Pelajar Pancasila), jadi bagaimana mereka bisa membangun sikap karakter tentang lingkungan, tentang kemanusiaan, dan dengan Tuhan, sesuai dengan konsep Tri Hita Karana. Jadi Harapan kita anak bisa belajar dengan alam atau lingkungan dan kita tidak menginginkan produknya tapi yang penting adalah bagaimana mereka bisa berproses saling interaksi dan otomatis giat ini akan memperkuat karakter mereka” ungkap Pak Made.

Wakil Kepala Sekolah Kurikulum SMP PGRI 9 Denpasar : I Gusti Bagus Sutrisna Nugraha, ditengah acara menyatakan “Tujuan dari projek ini adalah pertama memberikan kesadaran kepada anak-anak terkait dengan sampah dan kedua mengarahkan mereka untuk berpikir kritis tentang isu isu sampah serta mengedukasi tentang proses pengolahan sampah, yang kita harapkan siswa atau anak didik kami kedepannya bisa mengimbaskan pengetahuannya tentang sampah ini kekeluarga, lingkungan sekolah dan lingkungan sekitarnya” jelas Wakasek Kurikulum.

Acara yang juga dibantu Mahasiswa KKN Unwar 2023 ini berakhir hingga pukul 11:00 Wita yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

( Dudick )






