Libur Lebaran Tiba, Pergerakan Wisdom Diproyeksi Mencapai 123,8 Juta

Gubernur agar mencari solusi EVENT PENGGANTI sekelas FIFA WORLD CUP U20.

Denpasar – Kunjungan wisatawan Domestic selama momentum libur Lebaran 2023 diproyeksi naik tajam.
Diprediksi jumlah kunjungan ke destinasi wisata terutama destinasi yang selama ini menjadi destinasi favorit Wisdom, : Tanahlot, Bedugul, Penglipuran, Kintamani,  Uluwatu, Canggu & Pantai Kuta  akan diserbu oleh Wisdom.
Momentum libur Lebaran ini bisa menjadi pelepas dahaga  atas  batalnya FIFA WORLD CUP U20  dan ancaman batalnya ANOC WORLD BEACH GAME di bulan Agustus nanti, padahal Bali butuh Event untuk mempercepat recovery kepariwisataan Bali pasca Covid 19.

Pariwisata tanpa event adalah hambar, jadi libur Lebaran ini memiliki potensi tumbuhnya pergerakan Wisdom  sebesar 25 persen. Dari kacamata pariwisata, pergerakan masyarakat menuju destinasi seluruh Indonesia diprediksi mencapai 123,8 juta orang.   Khusus untuk Bali data tertinggi pergerakan Wisatawan domestic ke objek wisata di Bali th 2019 sebanyak 13 juta lebih. Pada libur lebaran tahun ini diproyeksi pergerakan wisdom ke destinasi wisata/objek – objek wisata mencapai 9 sd 12 jt, hal ini akan mendorong peningkatan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata favorit seperti Bali dan menciptakan pergerakan ekonomi pada berbagai sektor hingga Umkm.

Gagalnya perhelatan FIFA WORLD CUP U20 telah membuat kita para pelaku pariwisata lemas dan gundah karena justru event besar semacam itu diyakini  menjadi Generator kebangkitan Pariwisata Bali dari segala persfektif  baik jumlah kunjungan maupun Kehumasan/Branding Bali. Kita tetap berharap semakin banyak event event internasional hadir di Bali. Dan miminta  Gubernur bisa melakukan SUBSTITUSI EVENT atas gagalnya WorldCup U20 dg event sejenis, bukan hanya menolak tanpa solusi. Kami dorong gubernur mencari solusi EVENT substitusi yang lebih banyak, lebih besar dan berkelanjutan untuk menginbangi kegagalan tuan rumah FIFA World Cup U20. Selanjutnya Libur Lebaran ini kita berharap Tingkat Okupancy naik hingga 80 sd 90 % dan dapat memberikan multifliyer effect kepada pertumbuhan ekonomi daerah pada berbagai sektor.

(Puspa Negara- Ketua Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *