Polres Bangli – Guna Meningkatkan Kepercayaan dan Pelayanan Polri terhadap Masyarakat, untuk itu salah satu cara Polri dengan menggelar Jumat Curhat yang merupakan program komunikasi dua arah antara Polri dengan masyarakat untuk membahas permasalahan seputar kamtibmas dan pelayanan Polri terhadap masyarakat.
Jumat Curhat Kali ini hadir ditengah-tengah Masyarakat di Banjar Penida Kelod Desa Tembuku Bangli, kegiatan tersebut dipimpin Waka Polres Bangli “ I NYOMAN GATRA S.H.,M.H“ di dampingi, Kapolsek Tembuku AKP I Wayan Oka Yasa, S.H.,M.H., Kasat Binmas AKP I Wayan Wista, serta Babinkamtibmas / Babinsa Ds Bangbang.
bertempat di Obwis Tukad Cepung Waterfall yg beralamat di Br Penida Kelod Ds Tembuku Kecamatan Tembuku hadir pada kesempatan tersebut Perbekel Ds Tembuku I KETUT MUDIARSA, Bendesa Adat Penida Kelod I WAYAN SUARADA, Ketua Pengelola Obwis Tukad Cepung I KETUT JONI dan Pengelola Obwis Tukad Cepung, Beserta Mahasiswa yang melaksanakan KKN ( Kuliah Kerja Nyata ) di Br Penida Kelod Ds Tembuku.
“Pada kesempatan yang baik ini saya selaku Waka Polres Bangli memperkenalan diri dan berbagi pengalaman tugas sebagai anggota Polri, Jumat curhat merupakan program Kapolri yang tujuannya untuk mengetahui secara dini permasalahan yang ada di wilayah Tembuku dan khususnya Desa Tembuku, yg pertama masalah situasi kamtibmas di Wilkum Polres Bangli yg menonjol saat ini adalah penganiayaan, Narkoba dan laka lantas.
Masalah Kamsertibcarlantas di Wilkum Polres Bangli saat ini mengalami peningkatan karena mobilitas masyarakat meningkat, pertambahan jumlah penduduk, pertambahan kendaraan, pemerintah belum bisa menyediakan transportasi umum, pelaku / korban lebih banyak dari kalangan anak anak pelajar
Empat faktor penyebab kecelakaan sbb :
a. Faktor kesalahan manusia
b. Faktor kondisi jalan
c. Faktor alam
d. Faktor kendaraan
Lebih lanjut disampaikan tentang Sipanduberadat yang tertuang dalam Pergub Bali Nomor 26 Tahun 2020. Tugas Sipandu Beradat adalah mengumpulkan data yang berpotensi memunculkan situasi ganguan ketertiban, ketentraman, keamanan, dan kerawanan sosial di wilayah masing-masing
Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) merupakan sistem tilang yang menggunakan basis teknologi informasi dengan perangkat utama berupa kamera. Penerapan ETLE sudah mulai diterapkan dengan tujuan meningkatkan keamanan pengguna jalan ” Terang Kompol I Nyoman Gatra.
” Ke depan kita akan dihadapkan dengan kegiatan Pemilu kami mohon seluruh Potensi masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan kami berharap dan mengajak kepada seluruh potensi masyarakat juga membantu mensosialisasikan ke masyarakat program pemerintah dan Polri dan untuk laporan maupun pengaduan masyarakat bisa melalui call center 110 sehingga lebih cepat mendapatkan pelayanan dari kepolisian ” sambungnya.
Selanjutnya Penyampaian dari Bendesa Adat Penida Kelod I Wayan Suarada yg isinya ucapan terimakasih kepada Polres Bangli telah melaksanakan acara Jumat Curhat di Obwis Tukad Cepung dan berharap dengan adanya kegiatan ini pengelola obyek wisata dapat meningkatkan pelayanan terhadap pengunjung.
Dalam kesempatan tersebut juga salah satu warga masyarakat a.n Herman bertanya “ bagaimana cara mengetahui data Laka lantas yg terjadi?
Terkait data kecelakaan tersebut diperoleh dari laporan masyarakat setiap terjadi kecelakaan yg kemudian diinput datanya secara online yg kemudian diproses guna memperoleh jasa Raharja. ‘ Terang Kompol I Nyoman Gatra.
Warga a.n Ni Md Rupani dalam Kesempatan tersebut juga bertanya apakah setiap terjadi kecelakaan korban diberitahukan ke keluarganya?
Terkait setiap terjadi kecelakaan akan diberitahukan kepada keluarganya berdasarkan data identitas yg dimiliki oleh korban, manakala masyarakat menemukan kecelakaan silahkan hubungi kontak 110.
Pertanyaan selanjutnya Bagaimana kalo terjadi kecelakaan korbanya pingsan, bagaimana penanganannya?
Terkait untuk penanganan korban kecelakaan yg pingsan masyarakat yg menemukan hal tersebut bisa segera menghubungi kontak 110 dan kami harapkan pelaporan tidak lebih dari 24 jam sehingga petugas tidak kesulitan dalam menangani permasalahan, mohon tumbuhkan sikap empati membantu sesama, jangan takut dijadikan saksi.
Dihubungi terpisah Kapolres Bangli AKBP I DEWA AGUNG ROY MARANTIKA, S.H.,S.I.K. menyampaikan bahwa, “ Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan program Prioritas Polri dalam upaya meningkatkan Pelayanan Polri kepada Masyarakat dengan mengunakan Komunikasi dua arah antara Polri dengan masyarakat untuk membahas permasalahan seputar kamtibmas dan pelayanan Polri terhadap masyarakat, “ Jelas AKBP Dewa Agung Roy Manatika.
“ Dengan adanya Komunikasi yang inten dilakukan antara Polri dan Masyarakat, Polri dapat menerima informasi dan Masukan langsung dari masyarakat tentang Kamtibmas, feedback dan perbaikan kinerja kedepannya,” Tutupnya.
Hms






