Persindonesia.com Jembrana – Seorang pria berusia 51 tahun, Misnawar, meninggal dunia setelah terseret arus di Pantai Pengambengan, Jembrana, Jumat (1/9/2023) sekira pukul sekira pukul 13.30 wita. Cucunya bernama Mohamad Bintang Rehaldi, yang berusia 9 tahun, hingga saat ini masih belum ditemukan.
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Julianan membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, korban bersama anak dan cucunya pamit kepada istri untuk mandi di pantai karena badannya gatal-gatal.
Pemilik Barang Gambar Youtube Di Tangkap Polisi
“Kemudian korban bersama anak dan cucunya bermain pasir. Setelah bermain pasir, korban kembali berenang dengan menggendong cucunya,” kata Julianan.
Tiba-tiba, korban dan cucunya terseret arus. Beberapa saksi berhasil mengevakuasi korban Misnawar dan menaikkannya ke sampan. Namun, korban dalam kondisi lemas dan langsung dibawa ke Puskesmas Pengambengan.
Kekeringan di Kelurahan Pendem Semakin Parah, 350 KK Krisis Air Bersih
“Menurut keterangan tim Kesehatan korban dinyatakan meninggal dunia. Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ucapnya.
Sementara itu, imbuh Kapolres Juliana, cucu korban, Mohamad Bintang Rehaldi, hingga saat ini masih belum ditemukan. Anak korban, Mohamad Agus Ramadani, berusia 11 tahun, dalam keadaan selamat karena saat korban berenang, ia tidak ikut berenang.
Desa Adat Batuagung Buat Perarem Anti Narkoba
“Kami sudah berkoordinasi dengan SAR untuk melakukan pencarian korban yang belum ditemukan. Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berenang di pantai, terutama saat semenjak bulan-bulan ini cuacanya sangat buruk,” pungkasnya. Sur






