SURABAYA, Persindonesia.com,– Mutasi kembali terjadi di tubuh Polri khususnya di jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jendral Polisi Toni Harmanto kembali mengeluarkan Surat Telegram Nomor : ST/1387/IX/Kep.2023, Isinya, beberapa pejabat jajaran Polda Jatim dimutasi dan ada pula yang menduduki jabatan baru.
Mutasi tersebut juga melibatkan pejabat di Jajaran Polrestabes Surabaya. Salah satunya Kapolsek Simokerto Kompol Dwi Nugroho yang sebelumnya sudah diperiksa Propam terkait pelaku diduga pencuri motor yang meninggal dunia.
Kompol Dwi Nugroho dimutasikan sebagai Pamen Bidhumas Polda Jatim, penggantinya Kompol Moh. Irfan, yang sebelumnya sebagai Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Achmadi Wakasatbinmas Polrestabes Surabaya menjabat Kapolsek Dukuh Pakis.
Mutasi juga menggeser jabatan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana, yang diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jatim, Penggantinya AKBP Hendro Sukmono dari Polda Jatim.
Kompol Muhammad Soleh, Kapolsek Sukolilo menjabat Kapolsek Wonocolo. Kompol I Made Patera Negara, menjabat Kapolsek Sukolilo.
Kompol Andhika Mizaldy Lubis, Kapolsek Genteng dimutasi sebagai Kasubbagselek Bagdalpers RO SDM Polda Jatim. Penggantinya, Kompol Bayu Halim Nugroho, yang sebelumnya Kapolsek Wonocolo.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menyebut mutasi adalah hal yang biasa dalam tubuh institusi Polri. Hal itu untuk lebih meningkatkan kwalitas SDM bagi anggota Polri.
“Mutasi di Jajaran Polda Jatim, di institusi Polri adalah hal yang biasa,dan pasti dilaksanakan oleh institusi,”pungkas Dirmanto. (Red-Sam)






