Modus Jual Beli Mobil Murah di FB, Pelaku Berhasil Ditangkap di Bengkulu

Persindonesia.com Jembrana – Seorang pria berinisial DPY (33) asal Bengkulu ditangkap oleh Polres Jembrana, Bali, atas dugaan penipuan online. Ia dilaporkan oleh seorang warga Jembrana, Ali Sadikin, yang tertipu saat membeli mobil melalui media sosial Facebook.

Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, mengatakan bahwa DPY membuat beberapa akun Facebook yang tergabung dalam grup media sosial Facebook. Ia kemudian mencari unggahan dari akun Facebook yang sedang mencari barang tertentu.

Dalam komentarnya, lanjut Tri, DPY mengaku sebagai karyawan dari perusahaan yang menjual barang tersebut. Ia menawarkan harga yang lebih murah dari harga sebenarnya. “Jika ada korban yang tertarik, DPY akan melanjutkan percakapan melalui WhatsApp,” jelasnya. Rabu (24/1/2024).

Baca Juga: Beladiri Militer Yongmoodo Bisa Dikembangkan di Dunia Pendidikan

Tri mengungkapkan, korban kemudian diminta untuk membayar uang muka (DP) setengah dari harga barang yang dijual. Setelah DP diterima, DPY akan menghilang dan tidak mengirimkan barang yang dijanjikan. Dalam kasus ini, Ali Sadikin mengaku tertipu Rp35 juta setelah mentransfer uang DP untuk membeli mobil. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jembrana.

“Tersangka mengakui telah melakukan aksi penipuan online ini sejak Desember 2021. Korbannya sudah ada sekitar 20 orang dengan total kerugian sekitar Rp700 juta. Terduga pelaku kita tangkap Bengkulu,” terangnya.

Atas perbuatannya, imbuh Tri, tersangka dijerat dengan Pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ia terancam hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda Rp1 miliar. Selain itu, tersangka juga dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan. Ia terancam hukuman penjara paling lama 4 tahun.

Baca Juga: PJ. Gubernur Bali Mahendra Jaya Terima Kunker Dewan Ketahanan Nasional

“Kami menghimbau masyarakat jagan sampai tertipu harga murah di media sosial, belum tentu harga yang murah itu bagus, bahkan barang yang murah itu nyaris tidak ada jangan mudah tertipu,” himbaunya. Ida

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *