GIANYAR, Persindonesia.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Bali bersama stakeholder pariwisata kembali melakukan pemantauan dan pengecekan pungutan wisatawan asing (PWA).
Kali ini, Disparda Bali melakukan pemantauan di Daya Tarik Wisata, Goa Gajah Gianyar, Kamis (25/4).
Pemantauan untuk optimalisasi pungutan bagi wisatawan asing senilai Rp150 ribu per orang itu, untuk pelestarian budaya dan alam Bali.
Dari hasil pemantauan di daya tarik wisata ini, masih ditemukan beberapa wisatawan yang belum membayar PWA ini. Namun sebagian besar sudah membayar.
25 Warga Jembrana Jalani Operasi Katarak Gratis di RSU Negara
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun mengungkapkan, sejak diberlakukan, jumlah wisatawan asing yang telah membayar PWA sebanyak 425.011 ribu orang dengan total uang masuk Rp67 miliar lebih.
“Goa Gajah kami pantau, karena juga banyak dikunjungi wisatawan asing,” ungkapnya.
Dikatakan, pungutan ini masuk ke BPD dan kemudian menjadi kas daerah. “Rata-rata per hari yang membayar 5 – 6 ribu,” sebutnya.
Warga Pangkung Buluh, Meninggal Dilindas Truk di Depan SPBU Kaliakah
Pihaknya optimis PWA ini bakal meningkat seiring dengan agenda World Water Forum (WWF) di Bali. “Tanggal 2 Mei 2024 ini juga ada event Women Tourism Asia Pasifik,” katanya.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas bantuan Kemenparekraf, Kemenlu, dan juga KBRI yang selalu mendukung untuk mensosialisasikan PWA ini.
“Saat mengurus visa, KBRI mengingatkan wisatawan bahwa di Bali ada PWA. Dan kami harapkan mereka membayar terlebih dahulu sebelum datang ke Bali,” harapnya.
Tjok Bagus mengimbau semua stakeholders pariwisata agar besama-sama mendukung program ini. Pihak travel agent, hotel, pramuwisata agar selalu mengingatkan wisatawannya agar membayar pungutan wisatawan asing/levy ini. Bahkan sebelum mereka tiba di Bali.
Kepergok Bawa Sabu, Mantan Napi Kembali Diborgol Polisi
Pengecekan akan selalu dilakukan selain di bandara, juga di DTW yang ada di Bali. Bagi wisatawan yang kedapatan belum membayar akan diarahkan untuk membayar di tempat melalui tautan lovebali.baliprov.go.id.
Untuk menghindari hal tersebut, maka wisatawan juga diminta selalu membawa bukti bayarnya (levy voucher), baik di handphone ataupun dalam bentuk print kemanapun mereka berkunjung di Bali.
Sementara itu, Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Gianyar, I Gusti Ngurah Susatia Putera mengatakan, kunjangan wisatawan ke Goa Gajah mencapai 1000 orang per hari. “Kebanyakan dari eropa. Sekarang low session,” katanya.
Pj. Gubernur Bali S. M. Mahendra Jaya Tandatangani MoU Sister Province Jiangxi – Bali
Menurutnya, kunjungan wisatawan sudah normal seperti sebelum pandemi. “Kebanyakan wisatawan dari Eropa di sini untuk menikmati cagar budaya,” pungkasnya. (*)






