Persindonesia Jember – Peringati Hari Buruh Internasional (May Day), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Jember menggelar halal bihalal pada Rabu, 1/5/2024, di Cafe Rumput, Jalan Merak, Kabupaten Jember.
Turut hadir dalam acara ini Anggota DPRD Jawa Timur Gus Fawait, Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi, Kadisnaker Jember Suprihandoko, Petinggi Sarbumusi, dan tamu undangan lainnya.
Ketua DPC Sarbumusi Kabupaten Jember Umar Faruq mengatakan, tentunya kegiatan ini tidak bisa kita tinggalkan, karena Sarbumusi merupakan bagian dari pergerakan, khususnya perburuhan di Kabupaten Jember, dimana nasib buruh masih kita perjuangkan bersama.
” Hubungan industrial akan tercipta dengan harmonis dan kondusif jika ditegakkannya keadilan. Sudah saatnya buruh dan keluarganya sejahtera di negeri sendiri ” ungkap Faruq.
Ia menambahkan, kenapa ini seringkali kami ingatkan terutama kepada pemerintah, sebab amanat undang-undang dasar 1945 menegaskan, bumi, air, kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Tapi fakta dilapangan, dikuasai oleh segelintir oknum manusia yang mungkin niatnya kita tidak tau. Sehingga rakyat yang seharusnya hidup sejahtera, malah hidup sangat pas pasan di negeri yang sumber daya alamnya sangat luar biasa melimpah.
” Perjuangan ini sampai kiamat, jangan pernah lelah dan capek untuk berjuang. Meskipun fisik kita lelah dan capek, namun ruh kita, batin kita jangan pernah capek “, tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Jawa Timur Gus Fawait mengatakan, sebagai bagian dari pemerintah provinsi Jawa Timur dirinya akan memperjuangkan hak – hak buruh dengan memberikan perhatian yang layak.
” Nasib kesejahteraan buruh merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Daerah “, ucap pria idaman emak- emak Jember ini.
Selain kesejahteraan, Gus Fawait juga ingin anak- anak buruh bisa kuliah gratis di fakultas terbaik di negeri ini, baik di biayai Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten. Sebab hal itu merupakan solusi untuk mengatasi kemiskinan di Kabupaten Jember.
” Mudah mudahan saya bersama buruh bisa memperjuangkan kesejahteraan buruh dan bisa mengentaskan kemiskinan yang ada di Kabupaten Jember “, tutupnya.
(tris)






