Jelang Pilkada, Polres Jembrana Gelar Ops Siber dan Cipkon Agung 

Persindonesia.com Jembrana – Suasana politik di Kabupaten Jembrana mulai menghangat baik di masyarakat maupun di media sosial. Untuk menangkal berita bohong hoax di media sosial, Polres Jembrana akan menggelar Operasi Siber dan juga mulai menggelar Operasi Cipkon Agung 2024 dibalut dengan terobosan kreatif diberi nama PADIMAS (Operasi Dialogis Kamtibmas).

Operasi tersebut melibatkan 73 personil dengan bersinergi dengan TNI (Kodim 1617 Jembrana) dengan mendatangi partai-partai politik yang ada di Jembrana agar suasana Kamtibmas di Jembrana tetap kondusif.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto mengatakan, tujuan dari operasi tersebut untuk memelihara kamtibmas di Kabupaten Jembrana tetap kondusif pasca menjelang Pilkada 2024. 

Badan Hukum Paguyuban Mandor Bus PO AKDP dan AKAP Terminal Bungurasih Komplain Kehadiran Easybook.com

“Kami sudah mendatangi beberapa partai politik di Kabupaten Jembrana. Kita juga telah memberikan himbauan-himbauan kamtibmas kepada mereka agar Pilkada ini berlangsung aman, tertib dan kondusif,” jelasnya. Kamis (25/7/2024)

Dirinya sudah mengetahui sampai saat ini suhu politik di Kabupaten Jembrana sudah mulai menghangat. Dengan suasana tersebut, pihaknya mulai menggelar Operasi Cipkon Agung 2024 yang bersinergi dengan TNI. 

“Kondisi politik di Jembrana sudah mulai menghangat, dengan diterapkan terobosan kreatif PADIMAS, ini sebagai obat panas nantinya agar tidak sampai lanjut,” terangnya.

Grounbreaking Proyek Kereta Api Bawah Tanah Bali Dijadwalkan Bulan September 2024

Disinggung terkait suasana politik di media sosial yang sedang mulai memanas, Endang mengatakan, selain melakukan Ops Cipkon Agung, pihaknya juga akan menggelar Ops Siber di media sosial. 

“Untuk Ops Siber kita sudah siapkan gabungan dari Sat Intel dan Sat Reskrim yang akan berpatroli di media sosial seperti Facebook, Instagram, Tiktok dan sebagainya. Apabila itu postingan menimbulkan kegaduhan hoax dan sebagainya tentunya kita mengambil Langkah-langkah Tindakan kepolisian,” tegasnya.

Endang juga menghimbau kepada masyarakat Jembrana, agar tidak mudah terkena isu oleh akun-akun bodong di media sosial. “Jangan pernah percaya dengan akun-akun bodong karena pasti akun bodong tidak bisa mempertanggung jawabkan apa yang disampaikan nanti pasti kita cari akun-akun bodong tersebut. Sri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *