Penemuan Mayat Mengambang di Pantai Lepang Takmung Gegerkan Warga

Klungkung,PersIndonesia.Com- Seorang pemancing bernama I Nyoman Susila menemukan mayat di pesisir Pantai Lepang,Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, pada Senin (19/8/24).

Menurut I Nyoman Susila menjelaskan awalnya sekitar pukul 14.00 Wita saat dirinya melaksanakan kegiatan memancing, ketika hendak melempar umpan ke laut tiba-tiba melihat ada sesosok mayat di bibir pantai mengambang.

Baca Juga : BMKG Bali Rilis Potensi Gempabumi Pada Zona Megathrust Selat Sunda dan Mentawai – Siberut

Melihat hal itu kemudian ia memanggil warga bernama I Wayan Darmawan yang sedang berada di sekitar pantai. Mendengar teriakan dirinya, kemudian I Wayan Darmawan mendekat.

“Setelah mendekat ia memberitahukan kepada warga tersebut ada sesosok mayat di pinggir pantai”, ujarnya.

Selanjutnya warga tersebut hendak mengangkat mayat agar tidak terseret ombak, namun karena tidak kuat mengangkat sendirian sehingga meminta bantuan kepada warga lainnya.

Kemudian secara bersama-sama mengangkat mayat tersebut ke tempat yang lebih aman.

“Dan atas penemuan mayat tersebut oleh warga dilaporkan ke pihak berwajib untuk mendapatkan penanganan”, terangnya.

Kapolsek Banjarangkan, AKP I Made Sutika saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan setelah menerima informasi tersebut pihaknya langsung mendatangi TKP.

Dari hasil penemuan identitas diketahui korban tersebut benama Ni Nengah Sargi, Perempuan (57) asal Dusun Kawan , Desa Jumpai, Kecamatan Klungkung.

“Setelah meminta keterangan saksi-saksi dan membuat laporan Polisi, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak Dokter Rumah Sakit untuk melakukan penanganan”, terangnya.

Baca Juga : Polsek Gabungan Rayon 1, Galakkan Patroli Kejahatan Malam

Berdasarkan hasil pemeriksa awal Dokter pada tubuh korban tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan atau luka lebam.

Korban diperkirakan meninggal 1 jam sebelum ditemukan oleh warga di pantai Lepang.

“Selanjutnya pihaknya bersama BPBD Klungkung dan warga melakukan proses evakuasi korban ke RSUD Klungkung untuk penanganan lebih lanjut”, tandasnya. (DK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *