Bangli,PersIndonesia.Com- Dalam rangka mensosialisasikan pentingnya para pelajar SMA/SMK Sederajat di Kabupaten Bangli untuk memiliki KTP. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bangli, I Made Rentin bersama Kadisdukcapil Bangli, A.A. Ari Sutari mengumpulkan Kepala Sekolah SMA/SMK Sederajat se-Kabupaten Bangli di ruang rapat Kantor Bupati Bangli.
Pjs Bupati Bangli, I Made Rentin hari Kamis (24/10/24) menyampaikan kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pemula yang berasal dari penduduk usia sekolah pada Pilkada Serentak Tahun 2024.
Dengan demikian penting peran Kepala Sekolah SMA/SMK sederajat untuk mengajak siswa-siswinya melakukan perekaman KTP (Kartu Tanda Penduduk). Maka dari itu saya berharap para Kepala Sekolah ini mau membujuk dan mengajak anak didiknya untuk melakukan perekaman KTP.
“Kami dari Pemkab Bangli yang akan melakukan penjemputan bola langsung ke sekolah bukan Siswa-siswi yang datang ke Disdukcapil”, terangnya.
Baca Juga : Desa Awan Wakili Kabupaten Bangli Sebagai Desa Antikorupsi
Untuk diketahui, kata Rentin di Kabupaten Bangli ada sebanyak 925 orang Siswa yang belum melakukan perekaman Kartu Tandak Penduduk (KTP). Untuk itu selain Kepala Sekolah, Kadisdukcapil juga diharap agar lebih gencar lagi melakukan pendekatan kepada seluruh komponen masyarakat.
“Sehingga masyarakat yang sudah memenuhi persyaratan bisa melakukan perekaman KTP secepatnya”, ungkap Pjs Bupati Bangli.
Disisi lain, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Bangli, Bintang Ari Sutari menyampaikan untuk target perekaman e-KTP Nasional tahun 2024 adalah 99,4%.
Namun pencapaian target Nasional untuk di Kabupaten Bangli sendiri hingga Bulan September 2024 baru mencapai sebesar 98,65%.
“Hal ini dikarenakan ada sebanyak 2.659 orang yang belum melakukan perekaman e-KTP”, jelasnya dalam pemaparan didepan para Kepala Sekolah SMA/SMK sederajat.
Menurutnya, berdasarkan data pencapaian target perekaman Pilkada per September 2024 jumlah wajib KTP DPT sebanyak 196.044 orang. Dari jumlah tersebut yang sudah melakukan perekaman e-KTP sebanyak 194.850 orang.
Sedangkan sebanyak 1.194 orang belum melakukan perekaman KTP, yang terdiri dari Siswa sebanyak 925 orang dan masyarakat umum yang belum melakukan perekaman sebanyak 269 orang.
“Sehingga total persentase data pencapaian target perekaman e-KTP Pilkada per September 2024 sebanyak 99,39%”, katanya.
Baca Juga : Polda Bali Cek Personil Polsuspas dan Ijin Kepemilikan Senpi Rutan Bangli
Bintang Ari Sutari menegaskan pihaknya telah melakukan beberapa upaya agar Siswa-Siswi mau melakukan perekaman e-KTP diantaranya, memberikan pemahaman bahwa KTP adalah syarat untuk kegiatan magang atau Praktek Kerja Lapangan (PKL) bagi Siswa SMK.
Dan pihak Sekolah bisa mengingatkan kepada Siswa-Siswinya nanti jika belum memiliki e-KTP sulit melanjutkan ke jenjang berikutnya.
“Jika belum punya KTP mereka tidak dapat mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan pendaftaran Perguruan Tinggi, seperti tes seleksi Kampus”, tandasnya. (DB)






