Persindonesia.com Jembrana – Hujan deras dan angin kencang menimpa Kabupaten Jembrana pada Senin (20/1/2025) sekitar Pukul 16.30 Wita mengakibatkan musibah terjadi di dua kecamatan yakni Kecamatan Pekutatan dan Kecamatan Mendoyo.
Informasi yang didapat, di Kecamatan Pekutatan tepatnya di Desa Medewi 21 rumah warga rusak akibat angin puting beliung, sedangkan di Kecamatan Mendoyo tepatnya di Desa Yeh Sumbul sebanyak 6 rumah warga menjadi korban angin puting beliung. Akibat kejadian tersebut beberapa warga mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan.
Denpasar Berduka, Longsor Renggut Lima Nyawa
Saat dikonfirmasi Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra membenarkan musibah tersebut, ia menuturkan, selain merusak atap rumah warga, angin puting beliung juga merusak fasilitas umum diantaranya, pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik.
“Ada 6 rumah yang rusak di di Desa Yeh Sumbul dan 21 rumah juga rusak dibagian atap di Desa Medewi. Selain itu pohon tumbang menimpa kabel listrik menyebabkan jaringan listrik terganggu. Sebagian besar puting beliung mengakibatkan atap rumah warga rusak parah,” terangnya. Selasa (21/1/2025).
Masuk Zona Kuning PMK, Dinas PKP Bangli Terima Alokasi 24 Ribu Vaksin
Artana mengaku, pihaknya telah melakukan evakuasi pohon tumbang, membersihkan puing-puing, serta memberikan bantuan sementara kepada warga yang terdampak. Warga yang menjadi korban mengalami kerugian materiil akibat kerusakan pada atap rumah dan kanopi.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam lainnya. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, kami sarankan untuk segera melaporkan jika terjadi kejadian serupa,” pungkasnya. TS






