Dalam sambutannya, Mahendra Jaya menekankan pentingnya revitalisasi kawasan MPRB sebagai ruang terbuka hijau yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Menurutnya, penataan ini akan meningkatkan kenyamanan bagi warga yang rutin memanfaatkan area tersebut untuk berolahraga dan bersantai.
“Kawasan ini merupakan salah satu ruang publik terpenting di Bali. Dengan adanya jogging track yang lebih tertata, kami berharap masyarakat dapat semakin nyaman berolahraga, sekaligus menikmati suasana yang lebih asri dan tertata,” ujar Mahendra Jaya.
Ketua Forum FTJSL, Fariz Hariyoso, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari program kolaboratif antara pemerintah dan sektor swasta untuk meningkatkan kualitas infrastruktur publik di Bali. Tahap awal pembangunan jogging track ini akan menelan anggaran lebih dari Rp7 miliar dan dikerjakan oleh PT Dewata Karya Anugrah.
Selain proyek jogging track, Forum FTJSL juga telah menyelesaikan program bedah rumah bagi 50 keluarga kurang mampu di Bali dengan total anggaran Rp1,5 miliar. Ke depan, mereka berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam berbagai program sosial lainnya.
Pembangunan jogging track di kawasan MPRB ini diharapkan menjadi langkah awal dalam transformasi kawasan tersebut menjadi ruang publik yang lebih inklusif, modern, dan nyaman bagi masyarakat Bali.
Editor : Krg.