Klungkung,PersIndonesia.Com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung dalam fungsinya terus berupaya meningkatan pelayanan bagi masyarakat dalam situasi dan kondisi apapun. Terlebih dalam kondisi darurat bencana yang membutuhkan penanganan cepat.
Dalam kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, BPBD Klungkung melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dengan personil dan armada yang ada dengan segala dedikasi yang ada siap memberikan pelayanan bagi masyarakat secara terpadu dan maksimal mungkin.
Baca Juga : Pelaksanaan Kalibrasi Mandiri RSUD Klungkung Dinilai Kemenkes RI
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Klungkung, I Putu Widiada mengatakan pelayanan bagi masyarakat merupakan prioritas utama kami. Jangankan dalam situasi darurat bencana seperti cuaca ekstrim belakangan ini yang tengah melanda, dalam situasi apapun kami tetap siaga 24 jam untuk memberi pelayanan.
Meskipun dalam cuaca tenang dan cuaca ekstrim kita tetap waspada. Dengan tagline kita “Masyarakat Itu Harus Siap Selamat” mengisyartkan kita untuk selalu siaga. “Bencana itu pasti ada entah kapan dan dimana kita tidak bisa memprediksi datangnya, untuk itu perlu waspada dan siap siaga”, ujarnya, dikonfirmasi, Jumat (7/2/25).
Menurutnya, Bali yang masuk wilayah Indonesia secara Geografis berada di garis Khatulistiwa memiliki dua (2) musim, yaitu musim hujan dan kemarau yang masing-masing tentunya memiliki dampak yang mau tidak mau harus dihadapi. Diakuinya jika musim penghujan terkadang bisa tiada henti dan lebat bahkan disertai angin kencang, ya dampaknya banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.
Sementara jika musim kemarau, cuaca panas terkadang panjang yang berakibat terjadi kekeringan, bahkan sejumlah wilayah di Kabupaten Klungkung mengalami kering total hingga sumber mata air kering total. Dampak semua itu tentunya menuntut kita harus siaga, baik dimusim kemarau maupun penghujan, agar hal-hal yang bersifat urgent (darurat) bisa ditangani.
“Dalam penanganan dampak cuaca ekstrim lalu kita telah bekerja maksimal melakukan penanganan kemudian disaat musim kemarau kita juga siap membantu distribusi air dari PDAM dengan menyediakan 1 truk tangki berkapasitas 5.000 liter”, terang Pria kelahiran Kabupaten Tabanan ini.
Baca Juga : Ditandai Pemukulan Gong, Bulan Bahasa Bali VII di Klungkung Resmi Dibuka
Selain dalam penanganan kebencanaan, lanjutnya sejumlah penanganan yang tidak mampu diatasi masyarakat seperti adanya tawon/lebah, ular dan eksekusi pohon yang dianggap berbahaya juga menjadi bagian atensi kita.
Dengan prinsip kita di BPBD adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, kita maksimalkan pelayanan. Dan kita juga selalu bersinergi dengan OPD-OPD terkait dalam melakukan penanganan termasuk TNI/Polri.
“Selama ini jalinan sinergi yang ada berjalan lancar, bahkan mereka semua welcome dan turut siap memberi pelayanan. Mungkin upaya kita memotivasi mereka”, ucap Widiada diselingi candaan.
Ia juga menyampaikan dengan Call Center 23000 kita masyarakat bisa menghubungi kapanpun. Selain sejumlah pelayanan dan penanganan tersebut kita juga siapkan Ambulance untuk membawa jenazah dari rumah untuk dititipkan di Rumah Sakit (RS).
Demikian juga sebaliknya jika masyarakat punya keluarga meninggal di RS jika tak dapat Ambulance bisa menghubungi kita untuk membawa jenazah ke rumah. Dan semua itu gratis alias tidak dipungut biaya. “Disini perlu kita garis bawahi selama ini BPBD tidak pernah memunggut biaya. Sekali lagi kita hadir untuk memberi rasa aman dan nyaman masyarakat”, tegas Widiada. (IGS)






