Hujan Disertai Angin Kencang Melanda Sebabkan DPT Sekolah Jebol dan Bangun Warga di Bangli Roboh

Persindonesia.Com,Bangli – Cuaca ekstrim berupa hujan disertai angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini menyebabkan bencana longsor dan bangunan roboh di Kabupaten Bangli. Mirisnya, meskipun tidak ada korban jiwa dalam bencana ini akan tetapi kerugian materiil dan taruma yang mendalam sangat dirasakan.

Berdasarkan informasi terhimpun, hujan deras yang melanda menyebabkan Dinding Penahan Tanah (DPT) di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bangli tergerus longsor. Selain itu angin kencang menyebabkan bangunan semi permanen di Banjar Linjong Desa Tiga Kecamatan Susut roboh dan menimpa 1 unit kendaraan roda empat dan 4 sepeda motor serta 1 meja bilyard.

Baca Juga : Jalan Juuk Bali-Penatahan Jebol, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Waka Prasarana SMPN 1 Bangli, Sang Putu Sugiarta mengatakan longsor terjadi dua kali di sebelah timur Padmasana SMPN 1 Bangli. “Longsor pertama terjadi pukul 08.50 wita dan longsor susulan di sebelah utaranya sekitar pukul 9.30 wita dengan panjang longsor mencapai 20 meter dengan kedalaman 15 meter,” terangnya, Selasa (24/2).

Menurut Sang Putu Sugiarta, karena rawan longsor sejatinya di tahun 2018 telah dilakukan penguatan dengan struktur batu bronjong. Lokasi Longsor biasanya kerap dilewati para siswa. Sebab, lokasinya cukup dekat dengan kantin.

Selain itu, dampak longsor tersebut juga mengancam keberadaan bangunan Padmasana sekolah yang jaraknya kurang lebih 6 meter dari titik longsor. “Coba lihat di beberapa titik mulai retak-retak,” ucapnya.

Diketahui, di bawah lokasi Longsor merupakan sungai mati. Hanya saja, saat hujan airnya sangat deras dari arah utara. Kondisi tanahnya memang sangat labil, karena merupakan tanah timbunan.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, pihak sekolah telah memasang pagar darurat dari kampil dan pihak kepolisian juga sudah memasang police line. “Tindak lanjut dari itu, pihak sekolah telah melapor ke Dinas Pendidikan dan Olah Raga guna mendapat penanganan lebih lanjut”, ungkap Sugiarta.

Terpisah, Kapolsek Susut AKP I Nyoman Sucipta mengatakan angin kencang menyebabkan dua banguanan yakni garase dan Gudang milik Ketut Sudiasa (49) warga Banjar Linjong, Desa Tiga ,Kecamatan Susut roboh pada Senin (23/2) sekira pukul 21.00 Wita.

Baca Juga : Dua Bangunan Dievakuasi Akibat Cuaca Ekstrim

Dalam kejadian malam hari tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya saja robohnya bangunan semi permanen tersebut menyebabkan 1 unit mobil jenis terios dan 4 unit sepeda motor serta 1 meja billiard alami kerusakan karena tertimpa material bangunan yang roboh.

“Akibat peristiwa robohnya gudang dan garase yang menimpa isinya tersebut, kerugian materiial kerugian sekitar Rp 150 juta,” kata AKP I Nyoman Sucipta. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *