Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan Pidato perdananya pada Rapat Paripurna DPRD Badung di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor DPRD, Puspem Badung, Senin (3/3)
MANGUPURA(persindonesia.com) – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa dan Bagus Alit Sucipta, yang dikenal dengan sebutan AdiCipta, menyampaikan pidato perdana mereka pada Rapat Paripurna DPRD Badung yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gosana, Kantor DPRD Badung, pada Senin (3/3/2025). Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti dan dihadiri oleh anggota DPRD Badung, Forkopimda, Sekda, serta pejabat terkait lainnya.
Dalam pidatonya, Bupati Adi Arnawa menyampaikan visi Badung untuk lima tahun ke depan yang berfokus pada pengembangan pariwisata berkualitas yang berlandaskan pada nilai-nilai budaya Bali melalui program “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”. Visi ini kemudian dijabarkan dalam tujuh misi yang diberi nama “Sapta Kriya Adi Cipta” yang meliputi berbagai sektor pembangunan.
Tujuh misi tersebut mencakup:
Memperkokoh kerukunan umat beragama dan melestarikan tradisi serta budaya Bali.
Meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Badung dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang merata di seluruh wilayah Badung melalui optimalisasi potensi lokal.
Mengintegrasikan pembangunan sektor pertanian dengan sektor pariwisata.
Meningkatkan kualitas infrastruktur publik, termasuk kawasan pariwisata dan permukiman.
Mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digitalisasi.
Menjamin keberlanjutan pariwisata Badung yang berkualitas dan berwawasan lingkungan.
Bupati Adi Arnawa juga mengungkapkan beberapa program prioritas untuk mendukung visi dan misi tersebut, khususnya di bidang infrastruktur. Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas, pemerintah daerah merencanakan pembangunan jalan baru dan peningkatan infrastruktur yang ada, meskipun membutuhkan anggaran yang besar.
Selain itu, terkait dengan kebutuhan air bersih yang semakin meningkat, terutama di wilayah Kuta dan Kuta Selatan, Bupati Adi Arnawa menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan menjalin kerjasama Business to Business (B to B) antara Perumda Air Minum Tirta Mangutama dan pihak swasta. Proyek ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah pasokan air bersih pada akhir tahun 2025.
Untuk mengatasi masalah sampah, pihaknya berencana mengoptimalkan TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) di desa-desa serta bekerjasama dengan pihak swasta untuk mengolah sampah dengan teknologi canggih guna mengurangi beban pada TPA Suwung.
Di sisi lain, AdiCipta juga menyoroti pentingnya peningkatan pendidikan dan kesehatan, dengan berbagai program untuk melindungi kelompok rentan, serta bantuan keuangan bagi keluarga pada hari-hari besar seperti Galungan, Idul Fitri, Waisak, Natal, dan Imlek.
Terakhir, Bupati mengungkapkan rencananya untuk membangun “Taman Kreativitas” di setiap desa. Taman ini akan menjadi ruang bagi generasi muda dan masyarakat untuk berkreasi, dilengkapi dengan sarana teknologi informasi dan komunikasi. Dengan adanya program digitalisasi birokrasi, diharapkan pelayanan publik dapat semakin efisien dan transparan, menjadikan Badung lebih maju dan berbasis teknologi di masa depan. *






