Gedung Baru GKPB Jemaat Yudea Padang Luwih Diresmikan, Wujud Harmoni dan Toleransi di Badung

Wabup Bagus Alit Sucipta meresmikan GKPB Jemaat Yudea Padang di Jalan Raya Padang Luwih, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung Kuta Utara Badung, pada Jumat (11/4/2025).

Badung,persidonesia.com – Wujud nyata dari semangat toleransi dan keberagaman kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, meresmikan Gedung Gereja Kristen Protestan di Bali (GKPB) Jemaat Yudea Padang Luwih yang berlokasi di Jalan Raya Padang Luwih, Banjar Tegal Jaya, Desa Dalung, Kuta Utara, pada Jumat (11/4/2025).

Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-61 GKPB Jemaat Yudea Padang Luwih. Acara ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti, serta diisi dengan ibadah syukur bertema “Menjadi Gereja Pembawa Damai, Membangun Keharmonisan di Tengah Jemaat, Masyarakat, dan Pemerintah” – tema besar GKPB periode 2024–2028.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus Alit Sucipta menyampaikan apresiasi atas penggunaan dana bantuan dari Pemkab Badung secara tepat dan transparan, sehingga pembangunan gedung gereja dapat terselesaikan dengan baik. “Pembangunan ini mencerminkan komitmen kami dalam menjaga keberagaman dan memperkuat toleransi antarumat beragama di Badung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya bersama tokoh-tokoh daerah seperti Putu Parwata akan terus melanjutkan program-program yang berorientasi pada nilai-nilai keagamaan dan kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin tempat ini menjadi simbol persaudaraan, tempat tumbuhnya cinta kasih, dan ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Majelis GKPB Jemaat Yudea Padang Luwih, I Gede Viktor Hernada Hampatra, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah daerah atas perhatian dan dukungan nyata dalam pembangunan gereja. “Kedekatan kami dengan pemerintah menjadi kekuatan untuk mewujudkan peran gereja sebagai pembawa damai, menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Acara peresmian turut dihadiri oleh Ketua BK DPRD Badung Putu Parwata, jajaran Forkopimcam Kuta Utara, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Dalung, Perbekel dan Bendesa Adat Dalung, serta jemaat dan undangan lainnya.

Gedung gereja yang baru ini diharapkan menjadi pusat aktivitas spiritual dan sosial, memperkuat peran gereja dalam pembangunan masyarakat yang rukun dan damai di Kabupaten Badung.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *