Blackout Massal Landa Bali di Penampahan Kuningan, Listrik Padam hingga 7 Jam

Persindonesia.com Denpasar – Bertepatan dengan Hari Raya Penampahan Kuningan, seluruh wilayah Bali mengalami pemadaman listrik massal (blackout) selama kurang lebih tujuh jam pada Jumat (2/5). Pemadaman dimulai sekitar pukul 16.00 WITA dan baru pulih sepenuhnya sekitar pukul 23.00 WITA.

Gangguan ini disebabkan oleh kerusakan pada Unit #2 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Celukan Bawang, yang merupakan imbas dari terganggunya kabel laut interkoneksi Jawa-Bali. Akibatnya, pasokan listrik ke wilayah Bali terhenti secara mendadak. Hingga kini, penyebab pasti gangguan tersebut masih belum diketahui penyebabnya.

Kuningan Kembali Bergelora, Sirkuit Perancak Hidupkan Lagi Kejayaan Motocross

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, dalam pernyataan resminya mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan ratusan personel untuk melakukan perbaikan.

“Kami merespons cepat dalam melakukan pemulihan akibat terganggunya pasokan listrik yang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA. Kurang dari 30 menit setelah kejadian, suplai listrik mulai masuk kembali secara bertahap,” ujarnya.

Bali Black Out, Bali Perlu Energi Mandiri

Hingga pukul 19.30 wita, lebih dari 940 ribu pelanggan yang terdampak dilaporkan telah kembali mendapatkan aliran listrik. “Kami memastikan bahwa layanan publik vital seperti rumah sakit, bandara, pelabuhan, serta pusat keramaian telah berhasil dipulihkan,” jelasnya.

Menurutnya, meski indikasi awal mengarah pada gangguan kabel interkoneksi Jawa-Bali, PLN masih menelusuri penyebab pastinya. “Kami menargetkan layanan kelistrikan di seluruh Bali akan kembali normal sepenuhnya pada malam yang sama,” pungkasnya. Ds

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *