Bali Primadona Wisatawan Mancanegara

Persindonesia.com Denpasar – Memasuki high season, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali terus mengalami peningkatan. Data kunjungan sementara dari bulan Januari – Juni 2025, PT Angkasa Pura mencatat jumlah penumpang mancanegara ke Bali mencapai 3.282.279.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya mengungkapkan, melihat tren kunjungan wisatawan yang terus meningkat, menandakan bahwa Bali masih menjadi primadona para pelancong.

“Sepanjang tahun 2025 di Bali terdapat 57 festival yang tercatat ke dalam Calendar of Event 2025,” ungkapnya di Denpasar, Senin (7/7).

6 Kali Kasus Kapal Tenggelam di Selat Bali, Bupati Kembang Dorong Evaluasi Penyeberangan

Khusus pada Bulan Juli 2025, lanjut dia, setidaknya terdapat enam festival. Yakni: Penglipuran Festival, Lovina Festival, Jatiluwih Festivali, Medewi Festival, Festival Layangan Bali, dan Festival Gebogan di Ulun Danu Beratan.

“Untuk menyambut high season pada bulan Juli – Agustus, kami sudah bersurat ke Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota terkait imbauan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan ketertiban serta keselamatan bagi wisatawan selama libur panjang di daya tarik wisata,” katanya.

Menyikapi cuaca yang kurang bersahabat, pihaknya juga mengingatkan kepada para pengelola daya tarik wisata agar memperhatikan lingkungan untuk keselamatan wisatawan.

Dua Jenazah Kembali Ditemukan di Banyuwangi, Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya Terdeteksi

Mengingat Bali yang mengusung pariwisata budaya, juga menyuguhkan pariwisata alam yang indah dengan keunikan tersendiri. Untuk itu, perlu mitigasi risiko.

“Umpamanya cuaca tidak memungkinkan, mungkin ditutup untuk sementara. Ini yang perlu diperhatikan ke depannya untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para wisatawan,” pintanya.

Sumarajaya menambahkan, pihaknya telah bersurat kepada asosiasi pariwisata yang ada di Bali. Surat terkait imbauan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan.

Xenia Vs Truk Tangki di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Satu Orang Tewas Tiga Lika-luka

“Kami mengimbau kepada asosiasi agar memberikan pelayanan yang profesional, ramah dan sopan. Kemudian memberikan informasi terkait budaya Bali, cuaca, situasi dan kondisi terkini kepada wisatawan. Selanjutnya, memiliki sistem penanganan keamanan yang terstandar, dan juga memiliki fasilitas pertolongan pertama pada kecelakaan,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *