Jalur Nasional Bajera Resmi Dibuka, Gubernur Koster Kibarkan Bendera, Warga Sambut Antusias

TABANAN persindonesia.com  – Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka kembali akses Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk yang sempat amblas di wilayah Desa Bajera, Selemadeg, Tabanan, Sabtu pagi, 19 Juli 2025. Pembukaan ditandai dengan pengibaran bendera oleh Gubernur Koster, disambut deretan truk logistik dan kendaraan warga yang langsung melintasi jalur tersebut.

Momen pembukaan jalan ini menjadi simbol keberhasilan pengerjaan proyek strategis yang dikebut selama 12 hari sejak 8 Juli 2025. Perbaikan dilakukan dengan sistem kerja tiga shift, 24 jam non-stop, di bawah pengawasan ketat Balai Jalan Nasional dan Ditjen Bina Marga.

“Syukur akhirnya jalur ini kembali normal. Ini hasil kerja keras semua pihak dan semangat luar biasa di lapangan,” kata Gubernur Koster usai mengibarkan bendera. Ia mengaku terharu melihat senyum para pekerja dan petugas lapangan yang telah menuntaskan tugas besar ini dalam waktu jauh lebih cepat dari estimasi awal.

Warga Sambut Gembira, Omset Dagangan Pulih, kehadiran Gubernur disambut hangat oleh warga dan pedagang setempat yang langsung merasakan dampak positif dari pemulihan jalur nasional tersebut. Salah satu pedagang menyampaikan rasa terima kasihnya karena perbaikan berlangsung cepat.

“Terima kasih Pak Gubernur. Sekarang sudah ramai lagi, dagangan saya mulai laku seperti biasa,” ujarnya sembari mengabadikan foto bersama Gubernur Koster.

Selama masa penutupan jalan, arus lalu lintas dialihkan melalui jalan desa yang menyebabkan kerusakan di sejumlah titik. Warga dan Perbekel Bajera menyampaikan langsung laporan tersebut kepada Gubernur, yang langsung merespons dengan janji perbaikan melalui koordinasi dengan Dinas PU dan Pemkab Tabanan dalam waktu dekat.

Kualitas Jalan Jadi Prioritas, Gunakan Box Culvert Khusus, pejabat Pembuat Komitmen (PPK) I.III Wilayah I Bali, Pramono Tri Yulianto, menjelaskan bahwa jalan diperkuat dengan pemasangan box culvert berukuran 2×2 meter dan pemadatan menyeluruh untuk menjamin kekuatan struktur menahan beban berat kendaraan logistik.

“Kami pastikan konstruksi sesuai standar jalan nasional. Mutu menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Gubernur Koster pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas kesabaran mereka, termasuk kepada warganet yang aktif mengkritik dan memberikan masukan selama pengerjaan berlangsung.

“Kritik dan tekanan dari masyarakat justru menjadi energi positif agar kami bekerja lebih cepat dan lebih baik,” ucapnya.

 

Pasar Bajera dan Jalan Desa Masuk Agenda Perbaikan, di sela pembukaan jalan, Gubernur juga meninjau Pasar Bajera dan berdialog dengan para pedagang. Ia menegaskan komitmennya untuk merevitalisasi pasar tersebut dengan skema pendanaan dari APBD Provinsi Bali dan dukungan kabupaten/kota.

“Targetnya bisa mulai direalisasikan pada 2027 atau paling lambat 2028,” ungkapnya.

Sementara itu, Balai Jalan Nasional memastikan pemulihan jalan alternatif yang rusak akibat pengalihan arus juga sudah masuk dalam perencanaan tindak lanjut. @*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *