AKSI SOSIAL: GOW Kabupaten Badung yang dipimpin Nyonya Yunita Alit Sucipta menggelar kegiatan aksi sosial di LP Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Jumat (25/7). (Foto: Hms Badung)
Badung persindoesia.com, 25 Juli 2025 – Mengawali masa kepengurusan baru periode 2025–2030, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Badung menggelar kegiatan sosial perdana dengan menyasar Lapas Perempuan Kelas IIA Kerobokan, Jumat (25/7). Aksi sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025, sekaligus menjadi bentuk kepedulian terhadap anak-anak dan perempuan yang berada dalam lingkungan pemasyarakatan.
Dipimpin langsung oleh Ketua GOW Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, kegiatan ini diisi dengan penyerahan sejumlah bantuan berupa satu unit mesin jahit, susu untuk ibu hamil dan balita, serta popok bayi, yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan dasar anak-anak dan mendukung program keterampilan warga binaan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh dalam kondisi terbatas di Lapas tetap memiliki hak untuk diperhatikan dan didampingi. Kegiatan ini bukan hanya tentang bantuan materi, tapi bentuk nyata dari kasih, empati, dan semangat gotong-royong,” ujar Yunita Alit dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan bahwa Lapas Perempuan Kerobokan dipilih karena adanya informasi mengenai sejumlah anak yang ikut tumbuh bersama ibunya di dalam lapas. Hal ini menggugah kepedulian GOW Badung untuk hadir memberikan dukungan secara langsung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kakanwil Kemenkumham Bali, Decky Nurmansyah, dan Kalapas Perempuan Kerobokan, Ni Luh Putu Andiyani, yang menyampaikan apresiasi atas langkah GOW Badung dalam menyentuh aspek kesejahteraan sosial di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Kepedulian terhadap anak-anak dalam lapas disebut menjadi bagian penting dari pemenuhan hak anak secara inklusif. Kalapas Ni Luh Putu Andiyani menyampaikan bahwa dukungan eksternal seperti ini menjadi semangat baru bagi para ibu binaan untuk terus berkembang dan memperbaiki diri.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh haru. Ketua GOW Badung menyampaikan komitmen jangka panjang untuk terus hadir dalam proses pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak anak, khususnya mereka yang berada dalam situasi tidak biasa.
“Kami percaya, setiap perempuan dan anak punya potensi untuk bangkit dan menjadi bagian dari perubahan. Ini baru awal, dan kami ingin terus hadir bersama mereka,” tutup Ny. Yunita Alit Sucipta.
@red






