PersIndonesia.Com,Klungkung- Nasib apes dialami oleh pengendara sepeda motor bernama I Nyoman Badra (54). Pasalnya Lelaki asal Dusun Rame, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung meninggal dunia usai tersenggol Truck Isuzu bernopol DK 8791 DP.
Berdasarkan informasi yang terhimpun dalam sebuah WAG, Kecelakaan Lalulintas tersebut terjadi pada hari, Jumat tanggal 29 Agustus 2025 sekira pukul 10.20 Wita di Jalan Rama, tepatnya disebelah Timur Simpang Empat Gudang Surya, Kelurahan Semarapura Klod, Kecamatan Klungkung.
Baca Juga :Â Dukung Program Ketahanan Pangan, Polda Bali Berbagi Bansos Bagi Krama Subak Tohpati
Kasi Humas Polres Klungkung, AKP Agus Widiono saat dikonfirmasi membenarkan adanya lakalantas tersebut. Lanjut disampaikan setelah laporan diterima pukul 15.20 Wita, petugas mendatangi TKP untuk kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.
Dari hasil penelusuran kronologis kejadian berawal dari Truck dengan Nomer Polisi (Nopol) DK 8791 DP yang dikemudikan oleh I Nengah Arnawa (43) asal Banjar Kesambi, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan bergerak dari Barat ke Timur mendekati TKP.
Karena jalan di TKP kondisinya tidak rata (bergelombang) sehingga Truck bergerak agak kekiri dan menyenggol sepeda motor bernopol DK 4998 NC yang dikemudikan korban saat bergerak di lajur kiri. “Akibatnya korban tejatuh dan meninggal di tempat”, terangnya.
Baca Juga :Â Gegara Tabrak Truck Parkir di Pura Kental Bumi, Nyawa Pemuda di Klungkung Melayang
Dari hasil pemeriksaan tim medis pada jenazah korban ditemukan luka dileher, Cedera Kepala Berat (CKB), hidung mengeluarkan darah dan telingga kiri mengeluarkan darah, hingga sebabkan nyawa korban tak terselamatkan.
“Untuk melengkapi proses pemberkasan, petugas juga mengamankan barang bekuti berupa 1 unit Truck Isuzu, 1 lembar STNK Truck, 1 unit sepeda motor vario beserta STNKnya”, ungkap Agus Widiono.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat berkendaraan dan tetap mematuhi tata tertib berlalulintas. “Musibah memang tidak bisa diprediksi datangnya, akan tetapi dengan tetap waspada sekiranya bisa meminimalisir kefatalan yang terjadi”, pungkasnya. (DK)






