Rapat Koordinasi dan Monitoring Capaian Pembangunan Tahap I dan II IKN
Balikpapan, Kalimantan Timur, persindonesia.com โ Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat langkah kesiapan pelayanan pertanahan dan tata ruang di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan strategis terhadap percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang ditargetkan menjadi Ibu Kota Politik pada tahun 2028.
Wakil Menteri ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, menegaskan bahwa seluruh jajaran Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan di Kalimantan perlu meningkatkan kualitas data dan layanan pertanahan agar mampu mengimbangi laju pembangunan yang sedang berjalan di kawasan IKN dan sekitarnya.ย โKita sedang memasuki masa krusial. Saat ini waktunya menata data, memperbaiki sistem, dan memastikan pelayanan pertanahan siap menghadapi percepatan investasi serta pembangunan IKN,โ ujar Wamen Ossy dalam arahannya kepada jajaran Kantor Pertanahan Kota Balikpapan, Rabu (12/11/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan usai Wamen Ossy mengikuti Rapat Koordinasi dan Monitoring Capaian Pembangunan Tahap I dan II IKN. Ia menilai, kesiapan pelayanan pertanahan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung transisi menuju pembangunan tahap lanjutan yang menyasar sektor legislatif dan yudikatif pada periode 2025โ2029.ย โPada tahap kedua, kita akan melihat pembangunan sektor legislatif dan yudikatif yang ditargetkan selesai pada 2028. Dampaknya tidak hanya di IKN, tapi juga pada pertumbuhan wilayah sekitar, termasuk Kalimantan Timur dan Utara,โ jelasnya.
Tahap pertama pembangunan IKN pada 2020โ2024 fokus pada pembangunan infrastruktur dasar. Sedangkan tahap kedua menitikberatkan pada penyediaan transportasi umum, pengembangan kawasan permukiman, pemindahan aparatur sipil negara (ASN), serta pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun.
Dalam kegiatan sharing session bersama jajaran Kantor Wilayah BPN Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Wamen Ossy menegaskan pentingnya peningkatan performa layanan publik. Ia meminta agar seluruh berkas pertanahan yang masih tertunda segera diselesaikan.ย โBapak Menteri memberi perhatian besar pada penyelesaian layanan pertanahan. Tolong fokus, jangan ada berkas yang tertunda lama. Kepala Kanwil agar terus memantau dan mendukung kinerja Kantah di wilayahnya,โ tegasnya.
Selain memberikan arahan, Wamen Ossy juga meninjau fasilitas pelayanan di Kantor Pertanahan Kota Balikpapan. Ia menyapa masyarakat yang sedang mengakses layanan, berdialog dengan petugas loket, serta melihat langsung kondisi ruang arsip dan ruang kerja pegawai.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur, Deni Ahmad Hidayat; Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Utara, Ade Chandra Wijaya; Tenaga Ahli Bidang Partisipasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Faisal Amrin Bachtiar; serta sejumlah pejabat administrator di lingkungan Kanwil BPN Kaltim dan Kaltara.
Dengan langkah konsolidasi dan penguatan pelayanan ini, Kementerian ATR/BPN menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh aspek pertanahan dan tata ruang berjalan selaras dengan visi pembangunan IKN sebagai pusat pemerintahan dan politik baru Indonesia pada tahun 2028.
(Humas ATR/BPN Gianyar Bali)
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementrian Agraria dan Tata Ruang
/Badan Pertanahan Nasional






