Dampak Efisiensi, Setahun Ditutup Perbaikan Wantilan Pura Jagatnatha Menunggu Kepastian Anggaran

Persindonesia.com Jembrana – Bangunan wantilan di Pura Agung Jagatnatha, yang selama ini berfungsi sebagai balai serbaguna untuk kegiatan keagamaan, seni, budaya, hingga pertemuan masyarakat, kini berada dalam kondisi memprihatinkan.

Kerusakan parah pada atap dan struktur bangunan membuatnya nyaris roboh dan tidak lagi aman digunakan, sementara dinas terkait sudah memasang larangan pemberitahuan bahwa bangunan tersebut tidak digunakan. Kondisi tersebut sempat viral di berbagai media sosial, memunculkan kekhawatiran warga terkait kelestarian fasilitas umum tersebut.

Diketahui, sejak 2024, wantilan itu resmi dinonaktifkan. Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat serta keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jembrana yang menjadi salah satu yang terendah di Bali membuat rencana perbaikan harus ditunda. Hingga kini, proses rehabilitasi masih menunggu kepastian alokasi dana.

Bupati Adi Arnawa Hadiri Upacara Pasupati Barong di Pura Kayu Putih Banjar Pasekan, Tangeb

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jembrana, Dewa Gede Ary Candra Wisnawa, membenarkan kondisi kerusakan bangunan yang sudah lama tidak difungsikan tersebut.

“Ya, memang kondisinya sudah rusak. Bangunannya sudah lebih dari satu tahun tidak dipakai karena kayunya lapuk, termasuk kayu penyangganya. Kerusakan ini sudah terjadi sejak tahun 2024, dan saat itu kami sudah merekomendasikan agar tidak digunakan,” ujarnya, Jumat (5/12)

Terkait rencana perbaikan, Ary menyampaikan, DLH telah menyusun rencana rehabilitasi. Namun pelaksanaannya belum dapat dipastikan.

Tak Punya SKTS, 33 Pendatang Disasar Operasi Kependudukan di Delod Berawah

“Rencana perbaikan sudah ada, tinggal menunggu anggaran. Karena efisiensi dari pemerintah pusat sangat ketat, saya belum bisa memastikan kapan bisa diperbaiki. Banyak hal yang menjadi prioritas. Namun mudah-mudahan pada 2026 bisa kita lakukan perbaikan,” katanya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *