Badung Persindo – Upaya penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat terus digencarkan TP PKK Kabupaten Badung. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Safari Perdana Launching Bank Sampah yang dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, di Banjar Muncan, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Jumat (26/12/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah awal implementasi gerakan kulkul PKK dan Posyandu yang sebelumnya telah dicanangkan oleh TP PKK Provinsi Bali bersama Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali. Safari launching tersebut difokuskan pada sosialisasi langsung kepada masyarakat agar program tidak hanya dipahami, tetapi juga dijalankan secara berkelanjutan di lingkungan masing-masing.
Launching Bank Sampah ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus menghidupkan kembali nilai gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan masyarakat Bali. Pengelolaan sampah dimulai dari rumah tangga sebagai fondasi utama, kemudian diperluas ke tingkat banjar dan kelurahan.
Acara tersebut dihadiri oleh Lurah Kapal beserta jajaran, Ketua TP PKK Kecamatan Mengwi, Ketua TP PKK Kelurahan Kapal, Kepala Lingkungan Muncan, perwakilan Bank Sampah Bali Wastu Lestari, para kader bank sampah, serta warga setempat yang antusias mengikuti kegiatan.
Dalam arahannya, Ny. Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, yang menekankan pentingnya gerakan bersih-bersih lingkungan secara serentak melalui pemanfaatan kulkul sebagai media komunikasi tradisional.
Menurutnya, penggunaan kulkul tidak hanya berfungsi sebagai penanda dimulainya kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal. Bunyi kulkul diharapkan mampu menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitar.
Ia juga menegaskan bahwa program ini terbuka bagi seluruh warga, tidak terbatas pada kader PKK maupun Posyandu. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, diharapkan kesadaran terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan dapat terus meningkat.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan gotong royong dan pengelolaan sampah melalui bank sampah akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan, tepatnya pada Minggu pertama. Kulkul akan dibunyikan 15 menit sebelum pukul 06.00 WITA dengan pola lima ketukan sebanyak lima kali sebagai tanda persiapan dimulainya kegiatan bersih-bersih bersama. @*






