PERS INDONESIA.COM TEGAL – Forum Masyarakat Peduli Pembangunan (FMPP) Kabupaten Tegal mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal pada Selasa (27/1/2026).
Kedatangan mereka bertujuan untuk menuntut transparansi dan penjelasan mendalam terkait proyek revitalisasi Sekolah Dasar (SD) yang tengah berjalan di wilayah tersebut.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Koordinator FMPP, Irwan Jaelani, diterima oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Da’i Wibowo, mewakili Plt. Kepala Dinas Dikbud di ruang kerjanya.
Fokus pada Kontrol Sosial dan Akuntabilitas
Irwan Jaelani menegaskan bahwa audiensi ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan bentuk nyata fungsi kontrol sosial masyarakat. Ia menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dalam proyek fisik pendidikan agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari.
Kami datang untuk meminta penjelasan utuh. Mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga teknis pelaksanaan di lapangan. Ini menyangkut kepentingan publik dan masa depan anak didik kita, jadi akuntabilitas adalah harga mati,” tegas Irwan.
Dinas Pendidikan
Menanggapi tuntutan tersebut, Kabid Dikdas Da’i Wibowo menyambut baik inisiatif FMPP. Menurutnya, pengawasan dari masyarakat justru membantu pemerintah dalam memastikan program tepat sasaran.
Meningkatkan kualitas sarana prasarana agar KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) lebih aman dan nyaman.
Pihak dinas mengklaim seluruh proses revitalisasi telah berjalan sesuai koridor hukum dan perundang-undangan yang berlaku.
Harapan Kedepan
Pertemuan yang berlangsung hangat dan kondusif tersebut diharapkan menjadi titik awal pola komunikasi dua arah yang lebih sehat antara birokrasi dan elemen masyarakat.
FMPP berkomitmen akan terus mengawal proyek ini hingga tuntas guna memastikan anggaran daerah benar-benar terserap untuk kualitas pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Tegal.*






