Ekonomi Bali Tumbuh 5,82 Persen, Peringkat Ke 5 Tertinggi Nasional

Pencapaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata implementasi visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

Dari tujuh indikator utama pembangunan, pertumbuhan ekonomi menjadi sorotan. Sepanjang 2025, ekonomi Bali tumbuh 5,82 persen, naik 0,34 persen dibandingkan 2024 yang berada di angka 5,48 persen. Angka ini menempatkan Bali sebagai peringkat kelima tertinggi secara nasional sekaligus menjadi pertumbuhan tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

Kenaikan pertumbuhan tersebut berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan per kapita tercatat mencapai Rp72,66 juta, naik Rp5,34 juta dari tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, kesenjangan ekonomi juga semakin menyempit. Indeks Gini Rasio turun dari 0,348 menjadi 0,333, yang menunjukkan distribusi pendapatan masyarakat semakin merata.

Di sisi sosial, Bali mencatatkan prestasi membanggakan. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 3,42 persen, turun 0,38 persen dari tahun sebelumnya, sekaligus menjadi yang terendah secara nasional. Hal serupa terjadi pada tingkat pengangguran, yang turun menjadi 1,45 persen, juga terendah di Indonesia.

Sementara itu, kualitas sumber daya manusia terus meningkat. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bali naik dari 78,63 menjadi 79,37, menempatkan provinsi ini di posisi lima besar nasional. Usia Harapan Hidup (UHH) pun meningkat menjadi 75,46 tahun, mencerminkan membaiknya layanan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat.

“Pembangunan Bali tahun 2025 berjalan sesuai arah kebijakan yang telah dirancang, dengan fokus pada enam bidang prioritas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2).

Gubernur Wayan Koster

Enam prioritas itu meliputi penguatan adat, tradisi, seni dan budaya; peningkatan kesehatan, pendidikan dan ketenagakerjaan; transformasi ekonomi berbasis Ekonomi Kerthi Bali; pembangunan infrastruktur darat, laut, udara dan transportasi; pelestarian lingkungan dan energi; serta pengembangan Bali sebagai pulau digital yang aman.

Dengan tren positif ini, Bali optimistis mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus berkelanjutan, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Krg*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *