Pemkot Pangkalpinang ikuti Zoom Meeting peluncuran serentak program BSPS bersama Dirjen Kawasan Permukiman
Pangkalpinang, persindonesia.com —
Di tahun 2026, Pemerintah Kota Pangkalpinang mendapatkan kuota sebanyak 300 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman.
Peluncuran program BSPS tersebut digelar secara daring serentak untuk wilayah Sumatra di bawah Balai Sumatra V yang meliputi Provinsi Sumatra Selatan, Lampung, dan Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (7/5/2026).
Pemkot Pangkalpinang mengikuti kegiatan itu dari Smart Room Center Kantor Wali Kota Pangkalpinang. Dalam kegiatan tersebut, Pemkot diwakili Asisten II Setdako Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Juhaini, didampingi Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Pangkalpinang, Muhammad Shareza Pahlevi.

Juhaini mengatakan, program BSPS diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya desil 1 hingga 4, dengan skema bantuan stimulan bukan bantuan penuh.
“Bantuan program BSPS untuk Kota Pangkalpinang dengan kuota sebanyak 300 unit. Diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, desil 1 sampai 4,” ujar Juhaini kepada awak media.
Ia menjelaskan, pelaksanaan tahap pertama saat ini mulai diproses untuk 35 unit rumah.
“Dari 35 unit yang siap dikerjakan saat ini, masih dalam tahap pemilihan toko material yang siap bekerja sama untuk penyediaan barang,” tambahnya.
Program BSPS dikenal masyarakat sebagai program bedah rumah yang berfokus pada renovasi hunian melalui semangat gotong royong.
Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dengan menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat. (*)






