Persindonesia.com Tegal – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tegal kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui peluncuran inisiatif baru bertajuk Program “Ayah”.
Program ini digagas oleh Anggota DPRD Kota Tegal Fraksi PKS dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Tegal Timur, Mochamad Ali Mashuri, S.AP. Program tersebut bertujuan merevitalisasi sekaligus menguatkan kembali peran ayah, tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik utama dalam keluarga.
Gagasan ini lahir dari keprihatinan Ali terhadap fenomena sosial yang terjadi di masyarakat, di mana peran ayah kerap dipersempit hanya sebagai tulang punggung ekonomi keluarga.
Stok Hewan Kurban di Jembrana Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026
Melalui Program “Ayah”, diharapkan para ayah dapat lebih memahami sekaligus mengimplementasikan tugas-tugas pentingnya dalam rumah tangga. “Sosok ayah harus tahu dan sadar akan tugas-tugas utamanya, bukan hanya sekadar mencari nafkah atau menjaga anak-anak secara fisik,” ujar Ali dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Ali menegaskan bahwa seorang ayah memiliki peran multidimensi dalam keluarga. “Ayah juga harus bisa menjadi guru yang membimbing, teman yang menyenangkan bagi anak-anaknya, serta hadir dalam berbagai kebutuhan keluarga,” tambahnya.
Program ini diharapkan menjadi wadah edukasi dan pemberdayaan bagi para ayah di Kota Tegal agar dapat hadir secara utuh dalam proses pengasuhan anak dan pembentukan karakter keluarga.
Nihil Korban Jiwa, Kebakaran Hanguskan Mobil dan Genset Warga Menak Tulikup
Inisiatif PKS tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tegal, Hartadi, yang memberikan apresiasi atas langkah PKS yang menaruh perhatian besar pada fondasi terkecil masyarakat, yakni keluarga.
“Saya sangat mengapresiasi Program ‘Ayah’ yang dibentuk oleh PKS ini,” ungkap Hartadi.
Menurutnya, program tersebut sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini. Kehadiran ayah yang kuat dan aktif dalam keluarga dinilai penting untuk mencegah berbagai persoalan sosial yang kerap bermula dari rapuhnya ketahanan keluarga.
Pemprov Bali Percepat Transformasi Transportasi Listrik, Pelaku Taksi Sampaikan Aspirasi
Program “Ayah” diharapkan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan diwujudkan melalui berbagai kegiatan konkret, seperti seminar, kelas parenting khusus ayah, hingga forum diskusi yang melibatkan para ahli dan masyarakat luas. (Kar)






