Persindonesia.com Jembrana – Ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Jembrana menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dipastikan dalam kondisi aman. Baik stok sapi maupun kambing disebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada perayaan Idul Adha yang diperkirakan jatuh pada Rabu (27/5).
Berdasarkan data Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Jembrana, jumlah stok sapi saat ini mencapai 3.487 ekor. Sementara kebutuhan untuk Idul Adha diperkirakan hanya sekitar 309 ekor. Dengan demikian, stok sapi di Jembrana masih surplus cukup besar.
Hal serupa juga terjadi pada komoditas kambing. Ketersediaan kambing tercatat sebanyak 1.589 ekor, sedangkan estimasi kebutuhan hanya sekitar 388 ekor. Artinya, terdapat surplus sekitar 1.201 ekor.
Nihil Korban Jiwa, Kebakaran Hanguskan Mobil dan Genset Warga Menak Tulikup
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, mengatakan secara umum stok hewan kurban di Jembrana masih lebih dari cukup.
“Secara umum stok hewan kurban di Jembrana relatif aman. Jika melihat data yang ada, ketersediaan masih jauh lebih tinggi dibanding kebutuhan masyarakat saat Idul Adha,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (15/5).
Meski stok aman, pihaknya tetap melakukan pengawasan kesehatan hewan kurban. Tim Medik Veteriner dari masing-masing kecamatan dijadwalkan turun melakukan pemeriksaan kesehatan mulai 25 hingga 28 Mei 2026.
Prosesi Ngeruak Awali Mulainya Pengerjaan Jalan Jebol di Penatahan-Manuk
Pemeriksaan tersebut meliputi ante mortem atau pemeriksaan sebelum penyembelihan, serta post mortem setelah hewan dipotong. Langkah ini dilakukan untuk memastikan daging kurban layak konsumsi dan aman bagi masyarakat.
“Kami tetap melaksanakan pemeriksaan sebelum dan sesudah penyembelihan. Ini untuk memastikan hewan kurban yang nantinya dikonsumsi masyarakat dalam kondisi sehat dan aman,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau memperhatikan proses pengolahan daging kurban agar matang sempurna sebelum dikonsumsi.
Pemprov Bali Percepat Transformasi Transportasi Listrik, Pelaku Taksi Sampaikan Aspirasi
“Kami mengimbau masyarakat mengolah daging kurban dengan baik dan benar, sehingga aman dikonsumsi serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. TS






