Konferensi Pers Polres Asahan
Kisaran Persindonesia.com – Jajaran Satres Narkoba Polres Asahan mencatat hasil signifikan dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 yang berlangsung selama 21 hari, mulai 13 Mei hingga 2 Juni 2026. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengungkap 69 kasus narkotika dan menetapkan 85 orang sebagai tersangka.
Wakapolres Asahan, Kompol Slamet Riyadi, menyampaikan pengungkapan kasus dilakukan melalui berbagai sasaran operasi, baik yang telah ditetapkan sebelumnya maupun hasil pengembangan di lapangan. “Seluruh tersangka saat ini masih menjalani proses penyidikan dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya saat konferensi pers, Rabu (3/6/2026).
Dari target operasi terhadap orang, polisi mengungkap 17 kasus dengan 17 tersangka. Barang bukti yang diamankan berupa sabu seberat 27,42 gram dan 5,5 butir ekstasi. Sementara pada target operasi tempat, petugas kembali mengungkap 17 kasus dengan 22 tersangka serta menyita sabu seberat 22,22 gram.
Pengungkapan terbanyak berasal dari kasus non target operasi (non TO), yakni sebanyak 35 kasus dengan 46 tersangka. Dari kasus ini, polisi menyita sabu seberat 70,6 gram, ganja 95,98 gram, dan 36 butir ekstasi. Secara keseluruhan, selama Operasi Antik Toba 2026, Polres Asahan berhasil mengamankan barang bukti berupa 120,24 gram sabu, 95,98 gram ganja, serta 41,5 butir ekstasi.
Capaian tersebut mendapat apresiasi karena menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas narkoba, sebagian masyarakat menilai upaya penindakan perlu dibarengi dengan pengungkapan jaringan yang lebih besar. Warga berharap aparat tidak hanya menangkap pengguna dan pengedar tingkat bawah, tetapi juga mampu membongkar bandar serta pemasok yang menjadi sumber peredaran narkotika di wilayah Asahan.
Selain itu, masyarakat juga menginginkan adanya pengawasan yang lebih ketat di lingkungan rawan peredaran narkoba serta peningkatan program pencegahan melalui edukasi kepada generasi muda. Menurut mereka, penangkapan pelaku memang penting, namun langkah preventif dinilai sama pentingnya untuk menekan munculnya pelaku baru.
Polres Asahan menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika melalui penegakan hukum yang berkelanjutan dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
@Red/Tim Sriada.






