PERSINDONESIA.COM – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta resmi melantik sekaligus memimpin kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) 9 Perbekel beserta Ketua Tim Penggerak PKK Desa hasil Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak di Kecamatan Bangli dan Kecamatan Kintamani. Kegiatan pelantikan dan sertijab tersebut berlangsung di gedung Bukthi Mukthi Bakthi (BMB), Kantor Bupati Bangli, pada hari Selasa (21/7/2026).
Kesembilan Perbekel yang dilantik Bupati yakni; I Ketut Librata Jaya Perbekel Desa Bunutin, I Ketut Pasek Sentana Perbekel Desa Abang Batudinding, I Wayan Agus Sudimawan Perbekel Desa Belantih, I Ketut Sugita Perbekel Desa Binyan, I Ketut Putra Indrawan Perbekel Desa Bonyoh, I Gede Ariada Perbekel Desa Dausa, I Ketut Sumartika Perbekel Desa Kintamani, I Wayan Sersan Perbekel Desa Pinggan, dan I Nyoman Jonoarta Perbekel Desa Subaya.
Baca Juga : Tingkatkan Akurasi Data Penerima Bantuan, Pemkab Bangli Kebut Sosalisasi Portal Perlinsos
Dalam sambutannya, Bupati Sedana Arta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat karena pelaksanaan Pilkel berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU). Menurutnya, hal ini mencerminkan demokrasi yang semakin matang di Kabupaten Bangli.
“Perbedaan pilihan saat Pilkades adalah hal yang wajar. Setelah proses selesai, saatnya kita kembali bersatu. Saya minta para Perbekel yang baru dilantik segera merangkul seluruh komponen masyarakat dan mengoptimalkan potensi desa masing-masing,” ujar Sedana Arta.
Tantangan tata kelola pemerintahan desa ke depan semakin kompleks. Oleh sebab itu, Bupati meminta para Perbekel dapat menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel dan berbasis data. Salah satu fokus utama yang menjadi penekanan Bupati adalah terkait percepatan digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) melalui sistem Single Identity (Satu Data).
Untuk menyukseskan program prioritas ini, pihaknya memberikan instruksi tegas berupa tenggang waktu 2 minggu kepada seluruh desa untuk menuntaskan pendataan. Dimana data tersebut akan langsung terhubung dengan kementerian dan lembaga di pusat, sehingga bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang tepat sasaran.
“Bangli saat ini dipercaya menjadi pilot project di Bali dalam integrasi data penerima bantuan pemerintah secara digital. Saya berikan target dalam 2 minggu ke depan seluruh desa harus menuntaskan pendataan digital ini,” tegas Bupati Sedana Arta.
Baca Juga : Ruang Fiskal Rendah, Bupati Sedana Arta Minta BPK Dukung Kajian Imbal Jasa Lingkungan
Bupati Sedana Arta juga menegaskan agar seluruh Perbekel baru, TP PKK Desa, serta jajaran perangkat daerah untuk mengikis sekat-sekat birokrasi dan memupuk semangat kolaborasi.
“Bangli tidak membutuhkan Super-Man, melainkan Super-Team. Mari kita tumbuhkan rasa jengah untuk bekerja bersama membangun desa, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bangli,” tandasnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, jajaran Anggota Forkopimda, Sekda Bangli, para Pimpinan Perangkat Daerah Terkait, Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Sekretaris I TP PKK, para Camat, serta undangan terkait lainnya. (*)






