Naas, Ibu Dan Anak di Klungkung Tertimpa Pohon Kelapa Tumbang Saat Hendak ke Sawah

PERSINDONESIA.COM- Sebuah pohon kelapa yang berlokasi di Dusun Tabu, Desa Selat, Kecamatan/Kabupaten Klungkung Tumbang. Parahnya, pohon kelapa yang tumbang tersebut menimpa Ni Ketut Mudiasih (45) asal Dusun Tulang Nyuh, Desa Tegak Kec/Kab Klungkung dan anaknya, Luh Putu Paskari Devi (18) saat melintas menuju ke sawah mengendarai sepeda motor Honda Beat Hitam, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 07.00 Wita.

Informasi yang berhasil terhimpun, kronologis kejadian berawal saat korban Ni Ketut Mudiasih bersama anaknya sekitar pukul 07.00 Wita pergi ke sawah dengan mengendarai sepeda motor untuk memetik bunga pacah. Saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tanpa disangka kedua korban, tiba-tiba sebuah pohon kelapa tumbang.

Baca Juga : Balita Ditemukan Selamat di Klungkung Pasca Keluar Tanpa Sepengetahuan Orang Tua

Tumbangnya pohon kelapa yang tidak disangka tersebut awalnya menimpa kabel listrik kemudian dengan cepat menyasar sepeda motor yang dikendarai kedua korban. Dan akibatnya korban Luh Putu Paskari Devi mengalami sesak pada dada sedangkan ibunya yang dibonceng mengalami bengkak pada paha kiri.

Melihat peristiwa tersebut, warga segera menghubungi pihak BPBD Klungkung dan petugas Kepolisian guna melakukan proses evakuasi terhadap korban dan pohon kelapa yang tumbang.

Kepala BPBD Klungkung, I Putu Widiada menyampaikan, setelah laporan diterima melalui WA BPBD Tangguh pukul 07.46 Wita, pihaknya menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan menggunakan 1 unit mobil operasional dan membawa 2 unit gergaji mesin menuju TKP.

Setiba di TKP, kemudin Tim TRC melakukan upaya penanganan pohon kelapa tumbang tersebut. “Dengan dibantu masyarakat setempat, evakuasi berhasil dilakukan, sehingga akses jalan kembali normal serta korban jiwa sudah di bawa ke IGD RSUD Klungkung”, terangnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Klungkung, mengatakan setelah informasi diterima, selanjutnya petugas mendatangi TKP untuk kemudian melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi-saksi, mencatat identitas korban serta mengamankan barang bukti (bb).

Untuk kedua korban telah dievakuasi dan di bawa ke RSUD Klungkung guna mendapat mendapatkan perawatan medis. Sedangkan untuk kerugian materiil sepeda motor yang tertimpa pohon kelapa tumbang mencapai Rp 2 juta.

“Kuat dugaan pohon kelapa tersebut tumbang karena akar sudah rapuh. Selain itu adanya faktor tanah lembab acapkali menyebabkan terjadi pohon tumbang”, ungkap Kasi Humas Polres Klungkung.

Baca Juga : Serangkian HUT RSUD Klungkung ke-39, Bupati Satria Lepas Run in The Heritage of Bali

Dikonfirmasi terpisah, Humas RSUD Klungkung, Gusti Putu Widiyasa menyampaikan kedua pasien kini sudah dipindahkan dari IGD ke ruangan Kemuning untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan medis, untuk sang ibu mengalami patah tulang pada kaki kiri tepat di bagian bawah lutut, sehingga memerlukan tindakan operasi.

Sedangkan kondisi putrinya, Ni Luh Putu Pasakari Devi mengalami retak pada tulang pinggang. Meski demikian, tim medis belum merencanakan tindakan operasi dan observasi intensif terus dilakukan mengingat korban syok setelah peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya itu.

“Untuk sang ibu rencananya besok (29/6/2026) akan dilakukan tindakan operasi oleh dokter ortopedi RSUD Klungkung dengan prosedur ORIF (Open Reduction and Internal Fixation), yaitu prosedur operasi untuk menangani patah tulang,” kata Gusti Putu Widiyasa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *