Lansia Asal Tampuagan Menghilang, Pencarian Libatkan Polisi Hingga Paranormal

PERSINDONESIA.COM – Seorang warga Banjar Tampuagan Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku bernama Ni Nyoman Ngenu (66) dilaporkan meninggalkan rumah sejak Selasa (21/7/2026) dini hari dan tidak kembali hingga saat ini. Proses pencarian terkait hilangnya korban pun dilakukan warga bersama pihak Polsek Tembuku. Dan hasilnya masih nihil.

Mengetahui proses pencarian belum membuahkan hasil, pihak keluarga yang merasa cemas terkait keberadaan kerabatnya Ni Nyoman Ngenu memutuskan melakukan pencaran niskala dengan meminta petunjuk sejumlah paranormal.

Baca Juga : Naas, Ditinggal Menyabit Rumput Motor Warga Asal Tampuagan Tembuku Lenyap

Kapolsek Tembuku, AKP Ketut Dadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan warga Tampuagan yang hilang tersebut. Korban diketahui hilang sejak Selasa (21/7) sekira pukul 00.20 Wita dini hari dan baru dilaporkan ke Polsek Tembuku sekitar pukul 22.00 Wita. Menindaklanjuti laparan yang diterima, pihaknya segera turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.

Menurut keterangan anak korban Ni Ketut Erawati, jika korban sempat dilihat oleh warga sedang berjalan kaki sendirian di pasar peninjoan sekitar pukul 00.15 Wita. Mendapat informasi tersebut Ni Ketut Erawati bersama kerabat langsung menuju pasar Peninjoan untuk menjemput ibunya namun tidak ditemukan. “Proses pencarian masih berlangsung libatkan warga dan pihak kepolisian ,” ujar Kapolsek Tembuku, Rabu (22/7/2026).

Terpisah, Kadus Tampuagan Nyoman Kartika mengatakan bahwa hilangnya korban baru diketahui pihak keluarga, hari Selasa (21/7/2026) dini hari. Selanjutnya dilakukan upaya pencarian dengan menyisir wilayah yang dicurigai. Bahkan pencarian sampai menyisir wilayah Puraja, Penarukan hingga wilayah desa Yangapi. Selain di tempat-tempat terbuka seperti pasar dan jalan raya, pencarian korban dilakukan dengan menyisir lokasi jurang.

Proses pencarian juga ditempuh lewat jalur Niskala yakni dengan meminta petunjuk orang pintar (Paranormal). Dari petunjuk paranormal didapat jika pencarian difokuskan di sebelah timur rumah korban. Namun setalah dilakukan pencarian korban tidak ditemukan.

“Sementara dari petunjuk paranormal lainya disebutkan jika korban ada di sungai tempat lokasi Nganyut (tempat ritual pitra yadnya /ngaben) namun setelah dicari ke lokasi yang dimaksud korban juga tidak ditemukan,” ujarnya.

Baca Juga : Keluarga Resah, Lansia Asal Nyanglan Kaja Tak Kembali ke Rumah

Lanjut disampaikan Kartika, korban sejatinya sempat terekam CCTV melintas di depan Kantor Desa Peninjoan dengan berjalan kaki menuju arah utara. Meski jalur tersebut ditelusuri keberadan korban hingga kini belum diketahui.

Korban yang sudah berusia lanjut ini seringkali kali linglung dan telah beberapa kali meninggalkan rumah. “Korban yang diketahui alami kepikunan memang sering keluar rumah, sehingga saat pulang diantar oleh warga yang ditemui,” jelasnya

Pihaknya berharap agar korban bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat. “Mudah-Mudahan dengan pemberitaan di media korban bisa segera ditemukan,” harap Kartika. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *