Persindonesia.com Tegal – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tegal sukses menggelar Konferensi Ke-4 Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Perumda Tirta Ayu, Selasa (29/9/2026) pagi. Mengusung tema ” forum musyawarah tiga tahunan ini dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus, wartawan, Forkopimda, serta tamu undangan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Tegal yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, S.E., M.Si. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda meliputi perwakilan Kodim 0712/Tegal, Polres Tegal, Lanal Tegal, Satradar 403, Yon TP 435/SGS, Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana, Ketua PWI Kabupaten Tegal M. Fatkhurohman, Kakesbangpol, Dirut Perumda Tirta Ayu, Ketua Dewan Kebudayaan Tegal, hingga perwakilan OPD terkait.
Dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Amir Makhmud, Pemerintah Kabupaten Tegal memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya konferensi ini. Pihaknya menilai pers yang sehat merupakan pilar utama dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga dinamika demokrasi.
Groundbreaking PPN Pengambengan Bupati Kembang: Utamakan Pekerja dan Supplier Lokal
“Pers yang sehat adalah pers yang mengedepankan profesionalisme, keterbukaan, independensi, serta menyajikan informasi yang akurat dan berimbang. Di tengah maraknya disinformasi dan berita bohong (hoax) di era digital, peran wartawan yang memegang teguh Kode Etik Jurnalistik sangat dinantikan,” ujar Amir Makhmud membacakan amanat Bupati Tegal.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pers merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Selain menyampaikan kritik dan fungsi kontrol sosial, media juga diharapkan dapat membantu menyosialisasikan berbagai program strategis daerah—salah satunya percepatan perbaikan dan pembangunan infrastruktur jalan yang dilakukan secara bertahap sesuai kondisi kemampuan keuangan daerah.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Tegal, M. Fatkhurohman, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintah dan Forkopimda. Menurutnya, tema yang diusung merupakan komitmen bersama insan pers di Kabupaten Tegal untuk terus berintegritas.
Maut di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Pengendara Scoopy Meninggal Terlindas Bus M Trans
“Derasnya arus informasi digital menuntut kecepatan, tetapi kecepatan tersebut tidak boleh mengorbankan akurasi, verifikasi, dan keberimbangan berita. Kami berkomitmen untuk terus menjadikan pers sebagai jembatan komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat,” jelas Fatkhurohman.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana, menegaskan bahwa PWI Jateng akan terus mendorong peningkatan kapasitas dan profesionalisme para wartawan. Ia mengingatkan bahwa kritik dan kontrol sosial dari media harus tetap disampaikan secara konstruktif berbasis data dan fakta.
Rangkaian acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PWI, doa, serta sambutan-sambutan. Usai rehat (coffee break) agenda dilanjutkan dengan sidang pleno pembahasan tata tertib dan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Kepengurusan PWI Kabupaten Tegal periode sebelumnya.(Red Kar)






