Satgas Karhutla Kobar Intensifkan Pemadaman di KM 11–30 Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama dan TNTP

Samuel, S.ST., M.T., menyampaikan bahwa upaya penanganan di lapangan terus dilakukan melalui pemadaman api, pendinginan lahan yang telah terbakar

Kobar persindonesia.com – Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus mengintensifkan upaya penanganan dan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah, selasa (27/10/2026).

Penanganan dilakukan di sepanjang Jalan Lintas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama KM 11–30 serta kawasan Mendawai Seberang KM 13. Sementara itu, upaya penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), tepatnya di Camp Tanjung Harapan, telah memasuki hari kelima.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat, Samuel, S.ST., M.T., menyampaikan bahwa upaya penanganan di lapangan terus dilakukan melalui pemadaman api, pendinginan lahan yang telah terbakar, serta pemantauan kondisi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Di wilayah Mendawai Seberang, keterbatasan sumber air masih menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Meski demikian, petugas terus berupaya melakukan penanganan sesuai kondisi di lapangan.

Sementara di kawasan TNTP, tim gabungan melanjutkan pemantauan dan pendinginan pada area yang sebelumnya terbakar, guna mencegah munculnya kembali api yang berpotensi mengancam kawasan konservasi.

BPBD Kobar menegaskan bahwa sinergi, koordinasi, dan kesiapsiagaan seluruh unsur yang terlibat terus diperkuat untuk mengendalikan karhutla. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam melindungi lingkungan serta menjaga kelestarian kawasan hutan di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Jurnalis: (AGM)