Mengejutkan, Ternyata Selama Ini Dana Desa Telah Digelontorkan Untuk Fasilitas Sampah Sebesar Rp Rp. 118.229.000,- Di Desa Tamanan

BONDOWOSO. Persindonesia – Mengingat pemberitaan Persindonesia sebelumnya dalam pertemuan Tim JPKP Nasional DPC Bondowoso dengan Kepala Desa Tamanan terkait SAMPAH.

Dalam pertemuan tersebut, banyak penjelasan yang disampaikan Kades, hasil liputan awak media Persindonesia yang juga turut mendampingi mendapatkan hal – hal yang perlu diketahui publik dengan apa yang disampaikan oleh Adi Sucipto, Kades Tamanan. (29/12)

Saat disinggung terkait sampah oleh Mohammad Agam, Adi Sucipto selaku Kades Tamanan mengatakan ” Sebenarnya awal itu adalah jurang yang dalam sebelumnya, dan berawal masyarakat menimbun sampah disana, pihak kami sudah menghimbau namun kami juga tidak bisa memaksakan karena kondisi keberadaan tempat sampah (TPA) tidak dapat memenuhi banyaknya sampah yang ada, bahkan jurang itupun sampai tertutup timbunan sampah” tutur Adi Sucipto.(29/12)

Namun, hasil pemantauan dan investigasi serta penyelidikan mendalam Divisi Monitoring dan Investigasi JPKPN Bondowoso sangat mengejutkan, seperti ini yang diungkap oleh M Nusul Bahri, yang membidangi Divisi tersebut, ” Seperti yang sudah saya laporkan kepada Ketua, temuan kami sangat berbanding terbalik dengan kondisi yang sebenarnya dilakukan oleh Adi Sucipto, Kades Tamanan terkait penanganan sampah yang hanya sekedar koordinasi dengan DLHP dan membangun fasiltas sampah sekedarnya di tanah desa tersebut” ungkap Nusul.(15/01/21)

“Iya memang benar, saya sudah dapat laporan tersebut dan ternyata didalam temuan kami, Pemerintah Desa Tamanan melalui anggaran pengelolaan DD sejak tahun 2019 dan tahun 2020 telah menggunakan dana untuk Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Fasilitas Sampah (Red:Data APBDes 2019 – 2020) dengan nilai dana seebesar Rp. 52.610.000,- dan Rp. 65.619.000,- , total Rp. 118.229.000,- (Seratus delapan belas juta dua ratus dua puluh sembilan ribu rupiah), namun dilapangan yang nampak saat ini adalah yang fasilitas sampah di tanah kas desa tersebut” ujar Mohammad Agam, Ketua JPKPN DPC Bondowoso.(15/01/21)

“Lalu bagaimana realisasinya, entahlah karena saat ini lembaga kami telah ber surat ke Kepala Desa terkait hal tersebut, dan pasti kami sampaikan hasilnya nanti” tambahnya.

Sementara itu, awak media meninta tanggapannya ke Ageng selaku Ketua PAC JPKPN di wilayah Tamanan terkait temuan data tersebut, ” Saya juga terkejut mas, mengetahui hal ini, sementara kami masyarakat bersama sama sampai melakukan giat gotong royong bahkan berkoordinasi dengan Wakil Bupati dan Kepala DLHP Bondowoso terkait harapan kami untuk menangani sampah di desa Tamanan” sahut Ageng geram.(15/01/21)

Sampai berita ini dimuat, awak media memerima informasi dari pihak JPKPN, Nusul Bahri bahwa surat tersebut telah dikirim ke Kades Tamanan melalui Ageng (TIM)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *