Persindonesia.com Jembrana – Target vaksinasi tahap I bagi tenaga kesehatan di Jembrana diharapakan tuntas dengan gebyar vaksinasi nasional, selanjutnya tahap ke II akan dilaksanakan 13 Februari dengan menyasar masyarakat serta ASN dan TNJ/Polri.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Jembrana I Putu Artha saat memantau vaksinasi Covid-19 di Puskesmas 1 Jembrana. Selasa (02/02).
Wakil Walikota Resmikan Bank Syariah Indonesia Di Tangsel
“Kita targetkan seluruh tenaga medis bisa tuntas diberikan vaksin 4 Pebruari ini. Karena itu saya pantau pelaksanaannya di Puskesmas sekaligus mengetahui sejauh mana hambatan dilapangan,” jelasnya.
Ini berlaku bagi semua SDM yang bekerja di fasilitas medis bisa divaksin. Terkecuali mereka yang tidak lolos screening kesehatan. Dari jumlah tenaga medis yang terdata sebanyak 1765,“ ujarnya.
Optimis Jrx Bebas, Tim Hukum Ajukan Kasasi
“Kita lihat dimasing-masing puskesmas rata-rata dalam sehari mereka mampu layani vaksin 50 orang. Pada hari kedua saja sudah tercapai sejumlah 51,2 %. Untuk sisanya akan kita tuntaskan,“ sambung Artha.
Diketahui target vaksinasi sebanyak 240 orang, hingga hari ketiga sudah sebanyak 125 tercapai.
Toro Korban Kriminalisasi Pers Lanjutkan Bongkar Mega Korupsi di Bengkalis
“Pantauan saya tahap awal pelaksaann vaksinasi berjalan lancar. Tidak ada penolakan, hanya yang tidak lolos screening kesehatan. Pelayanan juga bagus bahkan sampai melebihi jam kerja pelayanan,“ kata Artha.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Jembrana dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwatha mengatakan, vaksinasi di Jembrana sudah memasuki hari ketiga. Pelaksanaannya dipusatkan di 12 fasilitas pelayanan kesehatan , meliputi 10 puskesmas, 1 RSU dan pelayanan dan klinik kesehatan Polres.
Trobosan Baru PT PLN Batam, Ini Penjelasan Dirut PT PLN Batam
“Hari ketiga ini kita berharap sudah tuntas 75% . Sesuai target pak Bupati seluruhnya ( nakes ) tuntas tanggal 4 pebruari nanti. Sedangkan pada tahap kedua bisa selesai 14 pebruari nanti , kurang dari yang ditargetkan Provinsi Bali pada 21 Pebruari,“ jelas Parwata.
Parwata menambahkan dari jumlah Nakes yang terdaftar ada yang tidak lolos screening kesehatan. Dari data hari kedua kemarin, sudah tervaksin sejumlah 912 orang tenaga medis atau 51,2%.
Ketua Peradi Bali Diterima Kapolda Bali
“Kemarin di RSU ada tiga yang tidak lolos. Sementara di Puskesmas Jembrana I hari ini ada enam orang yang tidak lolos. Kita berharap mereka bisa disertakan dalam vaksinasi susulan nanti. Jadi kita tunda dulu bagi yang tidak lolos,“ ujarnya. (Red)






