Persindonesia.com, Jembrana – Terkait aksi teror yang ada di Indonesia berawal dengan bom bunuh diri suami istri di Gereja Katadral, dan yang paling menghebohkan Pusat Kepolisian Indonesia Mabes Polri kebobolan oleh terduga teroris yang berhasil masuk ke halaman Gedung Kantor Kerja Kapolri dan melakukan penembakan secara brutal.
Terkait hal tersebut atas himbauan Kapolri seluruh Polres yang ada di Indonesia meningkatkan keamanan dan tetap melayani masyarakat.
Kunjungan Dirpamobvit Polda Bali ke PT. Pelindo III, Benoa
Seperti halnya Polres Jembrana sejak terjadinya aksi penembakan di Mabes Polri terjadi peningkatan pengamanan. Pantauan awak media terlihat masyarakat yang akan mengurus, Sim, SKCK, Sidik Jari dan sebagainya, dilakukan pengecekan barang bawaan serta identitas,
Terkait hal tersebut saat di konfirmasi terkait peningkatakan pengamanan di Mako Polres Jembrana Kapolres Jembrana I Ketut Gede Adi Wibawa SIK mengatakan, terkait aksi pengeboman di Makasar dan penyerangan oleh terduga teroris di Mabes Polri, Bapak Kapolri melalui Bapak Kapolda Bali mengintruksikan kepada jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan pengamanan di Mako Polres. Kamis (01/05)
Menteri Perindustrian Tegaskan Bali Menjadi Pilot Project Pengembangan Kendaraan Listrik
“Bapak Kapolri juga mengingatkan untuk pelayanan kepada masyarakat tetap dilaksanakan seperti biasa dan meningkatakan pengamanan di Mako Polres, kemudian untuk di Gilimanuk untuk kita ketahui bersama bahwa Gilimanuk merupakan pintu masuk Bali melalui darat, kita tambahkahkan personil menjadi 1 regu yang sebelumnya 3 orang,” ungkapnya
Gede Adi melanjutkan, penumpang yang masuk ke Gilimanuk agar pengecekan ditingkatkan lagi, kita antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan kedepannya.
Kapolri: Pelaku Teror Simpatisan ISIS
“Saya menghimbau kepada masyarakat dengan adanya kejadian di Makasar, kami berharap masyarakat tidak usah takut, kami dari pihak kepolisian akan bekerja secara maksimal sehingga situasi dan kondisi dan situasi di wilayah Jembrana tetap kondusif sehingga masyarakat dapat melakukan aktivotas dengan aman,” tutup Gede Adi. (Sub)






