Persindonesia.com Jembrana- Demo yang dilakukan oleh Kelompok Mina Saji Utami yang berjumlah 11 orang direspon positif oleh Kepala Desa Melaya, bertempat di Dusun Pangkung Tanah Kangin, Desa Melaya, Jembrana. Senin (05/04)
Kegiatan demo pelatiham pengolahan ikan air tawar diantara jenis ikan lele dan gurami tersebut diikuti oleh ibu rumah tangga yang di ketuai oleh Ni Wayan Sulastri yang dihadiri oleh 2 orang dari Dinas Kementrian Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana.

Sepanduk Bergambar Unsur Provokasi, Tokoh Warga Banjar Munduk Panggil Agus Budiono
Saat dikordinasi oleh awak media staf Dinas Kementrian Perhubungan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jembrana Wayan Budiastawa S.Pi dan Bagus Robiyanto A.Md.Pi menjelaskan, kegiatan ini tujuannya meningkatkan kreativitas kemampuan ibu-ibu dalam hal mengolah sekaligus pemasaran untuk di jadikan produk unggulan dan bisa menguatkan ekonomi kelompok dan anggotanya.
“Dalam pelatihan pengolahan ikan air tawar hari ini adalah untuk memandu melatih bagaimana cara pengolahan ikan air tawar yang benar, kegiatan ini kami harapkan kedepan bisa di aplikasikan pemasarannya lewat online maupun buka usaha semacam warung lesehan,” jelasnya.
Update Penanggulangan Covid-19, Senin, 05 April 2021
Budiastawa melanjutkan, adapun menu utama yaitu olahan daging ikan air tawar yang tidak jauh nikmat dengan ikan laut maupun daging hewan pada umumnya, untuk olahan yang kita buat hari ini ada soup ikan gurami, crispi gurami, sate lilit lele dan naget lele.
Keberadaan kelompok “Mina Saji Utami” nantinya turut serta mendukung Kelompok Popdakam Manusari Gilir Melaya pembudidaya ikan air tawar yang saat ini sedang membudidayakan ikan gurami, “mungkin untuk kedepan bulan Mei atau Juni akan membudidaya ikan lele, dalam rangka mendukung itu bila kelompok Ibu-ibu sudah tau cara pengolahannya maka mereka bisa mengembangkannya sendiri tapi dengan mengikuti prosedur yang ada ujarnya,” ujarnya.
Ny Putri Koster: PKB Adalah Ajang Eksklusif IKM, Tonjolkan Produk-produk Primer
Budi menambahkan bahwa secara umum olahan daging hewani itu memiliki kandungan protein, namun ikan laut maupun ikan air tawar sangat bagus bila kita kosumsi bagi balita hingga lanjut usia, kusus untuk ikan air tawar sepeti ikan lele, gurami, mujahir dan nila mengandung omega 3-6 sangat baik untuk kecerdasan otak.
“Kami rasa itu lebih aman bagi kesehatan kita dari pada kita terlalu sering memakan daging hewan lainnya, ini yang banyak kami harapkan kedepan agar supaya saat masyarakat Jembrana akan mengadakan acara hajatan adat maupun agama kan bisa menyajikannya dengan menu ikan air tawar.
Masyarakat Pagerungan Besar, Sapeken, butuh Pelabuhan yang layak
Program ini sangat didukung oleh pemerintah kabupaten apa lagi beliau Bapak Bupati saat ini sedang bergerak dibidang perikanan dan pertanian karena Kabupaten Jembrana di masa pandemi saat ini dalam hal perikanan dan pertanian masyarakat Jembrana banyak memiliki potensi ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Melaya I Nyoman Warsana sangat mendukung program ini, “mari kita bersama-sama meningkatkan kreativitas yang bisa menjadi produk unggulan penguat perekonomian kita salah satunya ya ini potensi untuk kelompok ibu-ibu olahan ikan air tawar, sembari mencicipi olahan yang sudah matang,” ujarnya.
Wabup Patriana: Pilkel Serentak Agar Kondusif dan Taat Prokes
Dirinya berharap kepada kelompok Mina Saji Utami segera buka peluang usaha/warung mengenai rasa ok mantap, tutup Warsana.
(Sam)






