Polri Kerahkan Kekuatan Untuk Evakuasi Banjir Bandang NTT

Jakarta, Persindonesia.com
Personel kepolisian diterjunkan untuk mempercepat proses evakuasi korban banjir bandang dan longsor di Nusa Tenggara Timur. Komandan Korps Brimob Polri Irjen Anang Revandoko mengatakan personel tersebut berasal dari NTT, Bali, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Personel yang kita dorong adalah dari Korbrimob, Satbrimob Daerah maupun yang dari NTT, Polda Bali, Polda Jatim Polda Jateng, termasuk bantuan dari rekan-rekan Polairud yang telah mendorong 8 pesawat CN295 2 helikopter, dan kapal Bharata Polri,” kata Anang, melalui keterangannya, Sabtu (10/4).

Anang yang ditunjuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai ketua satgas penanganan bencana banjir dan tanah longsor di NTT mengungkapkan pasukan yang dikerahkan juga dilengkapi tenaga medis untuk membantu penanganan korban.

“Kemudian tim medis, ada 21 tenaga medis bedah, atau spesialis ditambah 25 paramedis baik dari Korbrimob maupun dari Pusdokkes. Ini dalam kontek membantu melayani masyarakat yang ada di NTT,” jelasnya.

“Respon kita, respon negara di tengah-tengah masyarakat. Inilah yang kita harapan bahwa polisi hadir di tengah masyarakat dalam membantu meringankan masyarakat di NTT,” pungkasnya.

Belasan wilayah di NTT terdampak bencana alam akibat Siklon Tropis Seroja, Minggu (4/4). Wilayah itu terdiri atas Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Ende, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Alor, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kota Kupang./Andy.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *