Bondowoso, Persindonesia -Ternyata belum cukup *sakti* surat dari sekda ke pertamina untuk meredam jeritan masyarakat karena kelangkaan gas LPG 3kg, bahkan memasuki awal puasa masyarakat kesulitan mendapatkan gas LPG 3kg padahal sangat dibutuhkan untuk keperluan buka dan sahur puasa, bagaimana pemerintah bondowoso mensikapi masalah yang berkepanjangan ini ?

Hingga beredar viral di Medsos maupun di WAG sulitnya mencari gas dan keluhan masyarakat terutama para ibu – ibu rumah tangga ditambah harga melambung tidak terkendali saling curhat kesulitan terhadap Gas LPG 3 kg.
Situasi dan Kondisi ini akan mengakibatkan permasalahan yang berat karena sebuah kebutuhan utama masyarakat.

Sempat mencuat di WAG salah satu senior Aktivis menuturkan,”Nah ini klau ada kios yg menjual melebihi HET dr pemerintah itu merupakan tindakan yg melanggar… Makanya pemerintah daerah hrs bentuk tim untuk mengantisipasi lonjakan harga… Jika ada kios ato toko penyedia gas elpiji yg harganya tdk wajar maka hrs di beri sanksi” tuturnya (13/04)
Bahkan, para kalangan aktivis, jurnalis dan LSM sudah bersuara keras, namun Pemkab tidak melakukan rilis ataupun informasi publik dengan keadaan yang sangat membuat masyarakat menderita.
Entah bagaimana Pemerintah Bondowoso mensikapi masalah ini sedangkan di kabupaten yang lain tidak terjadi masalah seserius ini, yang menyangkut harkat hidup orang banyak. (TIM)






