BONDOWOSO, Persindonesia – Warga Bondowoso, Jawa Timur, masih banyak mengeluhkan sulitnya membeli gas elpiji 3 kg. Sebelumnya, tabung melon itu mudah diperoleh di beberapa toko atau warung terdekat. Sejak sebulan terakhir Masyarakat mengeluhkan kesulitan mendapatkan bahan bakar gas elpiji subsidi ukuran 3 kg. Gas elpiji 3 kg sulit didapatkan karena persediaan di warung maupun di pangkalan dan agen resmi elpiji di setempat langka.
“Hampir seluruh warung dan pangkalan elpiji di Desa Mandiro yang selama ini menjual gas 3 kg tidak memiliki stok karena stoknya di daerah ini terbatas.
Terkait sulitnya gas 3kg membuat masyarkat banyak yg mengeluh terutama warung2 kecil salah satunya warung b. An di Desa mandiro sangat mengeluhkan akan sulitnya gas3 kg ini…kenapa semua ini bisa terjadi saya sudah 2 hari gak dapat gas mz sudah saya carik kmna2 namun saya gk dapat knapa skrng bisa sulit sperti ini..kata B. An Pemilik warung kecil di Desa Mandiro Kamis 15/04/21 Saat di temui Taem Persindonesia
Hal yang sama juga dikatakan Pak Mugol seorang warga Kota kulon Ia mengatakan, saat ini untuk elpiji 3 kg itu memang susah. Ketika elpiji 3 kg masuk ke pangkalannya, itu warga sudah banyak yang mengantre. “Memang sekarang elpiji 3 kg mulai langka. Banyak warga yang datang ingin membeli elpiji 3 kg, tapi persediaan sudah Kosong,” terangnya
Terkait hal ini M. Hairul R Ketua PAC JPKPN Kec Tegal ampel banyak menerima keluhan dari masyarakat Mandiro,”Saya juga menerima banyak keluhan dari warga terkait sulitnya gas 3 kg ini mz…bagaimna ini bisa terjadi..? bahkan karna sulitnya gas LPJ harga bisa mencapai 25 rb di toko2 kecil bahkan kadang2 toko yang biasanya dapat dikirimin sekarang sudh tidak lagi dapat” ungkapnya (Tim)






