BONDOWOSO, Persindonesia – Proyek Pembagunan Plensengan yang dikerjakan oleh salah satu Poktan yang ada didesa jebung kidul kecamatan Tlogosari kabupaten Bondowoso merupakan proyek ta.2021 dari dinas pertanian setempat.
Yang sangat menarik untuk disimak bersama adalah terkait proses pelaksanaan pembangunan Plensengan tersebut, yang diduga terkesan asal asalan, yang penting asal jadi , Tanpa memperhatikan ketentuan tehnik kontruksi, secara sekilas , dimana hal ini sesuai dengan temuan tim investigasi dilapangan, yang pada saat itu tim investigasi terjun kelapangan / kelokasi proyek tersebut.
Dan pada saat konfirmasi pada salah satu pekerja dilokasi tersebut ,jawabannya berbagai macam ada yang mengatakan kalau dia hanya bekerja dapat dua hari dan yang mengatakan kalau dia orang luar desa, yakni desa Sukosari , tapi ditempat terpisah tim awak media ini berhasil menemui salah satu anggota pengurus Poktan yang menangani proyek tersebut, yaitu Hapid, mantan sekdes desa jebung kidul sendiri yang menjadi bendaharanya, yang secara teks record merupakan salah satu pegawai negri ,
Hafid ( mantan sekdes )yang statusnya bendahara mengatakan pada saat dikonfirmasi ” klo terkait galian pondasi dan lebarnya pondasi itu sekitar ,25 cm.tuturnya kepada tim media ini …dan terkesan seperti proyek siluman yang tidak terpampang papan informasi dilokasi pekerjaan .
Dari fakta dan pengakuan salah satu tim Poktan tersebut dapat disimpulkan bahwa pekerjaan tersebut indikasi asal asalan, dan secara undang undang jasa kontruksi dan tehnik kontruksi itu sudah mengurangi lebar dan dalamnya galian , patut diaudit, dan herannya kemana tim panwas dan konsultan tehnik kok diam saja terkait pekerjaan tersebut, patut dipertanyakan ??? Bersambung (tim)






