Surabaya,Persindonesia,- Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jatim) meminta maaf kepada masyarakat, khususnya warga Jawa Timur prihal viralnya video ulang tahun ke 56 yang berkerumun.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada yang telah membaca berita atau video viral dengan bunyi pesta ulang tahun Khofifah ada kerumunan atau serupa,” kata Khofifah (Sumber Twitter @JatimPemprov dengan judul “Klarifikasi resmi dari Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa terhadap berita/video viral Pesta Ulang Tahun”, 22/5/2021)
Adapun klarifikasi tersebut memuat point-point informasi terkait pesta ulang tahun viral,
1. Bahwa syukuran 19/5/2021 semua persiapan tanpa sepengetahuan apalagi persetujuan saya, berita yang muncul cendrung tidak faktual dan tidak obyektik.
2. Tidak ada lagu ulang tahun, tidak ada ucapan ulang tahun, tidak ada bersalaman atau berjejer, juga tidak ada potong kue tart ulang tahun.
3. Ada santunan 10 anak Yatim dan 2 tim Sholawat Nabi Al Banjari, selesai acara mereka makan langsung pulang.
4. Ada penyerahan buku Penangganan Covid-1 karya Dr. Suko Widodo (Unair).
5. Yang hadir Wagub (tanpa istri), saya tanpa putra, Sekda dan beberapa OPD semua tanpa pendamping sebanyak 31 orang.
6. Ada band yang biasa dipakai latihan OPD.
7. Ada Katon Bagaskara karena kebetulan tanggal 18/5/2021 sedang ada giat di Surabaya, Katon juga kawannya Sekda.
8. Perihal chatering yang katanya nomer satu itu adalah Chatering Sono Kembang yang biasa menjadi langganan Grahadi setiap ada tamu.
9. Tempat di halaman luar rumah dinas kapasitas normal bisa 1.000 orang, jika di tambah samping bisa sampai 1.500 orang, tetapi yang hadir 31 orang plus 10 anak Yatim dan tim Sholawat.
10. Angel video yang diambil terkesan berkerumun saya mohon maaf, tidak ada terbesit rencana syukuran bersama OPD apalagi pesta ulang tahun, jauh dari tradisi saya, posisi berdiri adalah posisi jelang bubaran karena pada dasarnya undangan duduk, kecuali tim Chatering dan bagian umum.
11. Terlepas dari itu semua saya sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya telah menjadikan suasana terganggu.
“Demikian, mohon maaf jika video yang beredar seolah kami tidak memperhatikan protokol kesehatan hal tersebut tidak benar sama sekali,” tutup Khofifah dalam klarifikasi resmi tersebut. (Anang Takim)






