Badung Bali | Media Pers Indonesia – Pemerintah telah mengumumkan : institusi pendidikan dan sekolah bisa melakukan “Pembelajaran Tatap Muka(PTM)” secara terbatas pada tahun ajaran baru mendatang, yang dimulai Juli 2021.
Kebijakan ini berdasarkan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang “Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19” dan diharapkan seluruh satuan pendidikan dapat menyediakan layanan pembelajaran tatap muka secara terbatas.
SKBÂ yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri ini berupa akselarasi pembelajaran tatap muka secara terbatas ini , sangat direspon oleh Daerah dan tentunya para Wali dan Siswa.
Provinsi Bali juga telah mematangkan persiapan PTM terbatas tersebut.
Berikut record Media Pers Indonesia di SMK PGRI 1 Badung yang beralamat di jalan Leko Desa Latu Gerih Badung , dengan segala persiapannya.
Kepala sekolah SMK PGRI 1 Badung I Gede Ari Nesa Wijaya, SH., MH, kepada awak media ini membeberkan : Persiapan Pembelajaran Tatap Muka(TPM) di SMK PGRI 1 Badung Denpasar telah siap 100%. Kami juga telah mengakomodir banyaknya masukan terkait Pembelajaran Tatap Muka kedepan.
Sesuai instruksi dari pemerintah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka , pihaknya akan memaksimalkan semua ruang belajar yang ada dengan jumlah menghadirkan 50% dari kapasitas ruangan dan hadir secara bergantian, dibarengi dengan daring sistem, tentu dengan tetap menjaga jarak dan prokes ketat.
Semua demi kebaikan anak didik dan juga lembaga kedepan, sarana Prokes yang telah siap tersebut meliputi : tempat cuci tangan, ha d sanituzer, juga harus memakai masker dengan benar, menjaga jarak, tidak bergerombol, saat siswa memasuki sekolah sebelumnya akan melewati pemeriksaan suhu badan dengan termo gun.
Untuk tenaga guru dan juga pegawai sudah semuanya difaksin. Terkait kapan dimulainya PTM kita menunggu komando dari Dinas atau Pemerintah, terangnya penuh semangat.
Sementara Ketua Komite SMK PGRI 1 Badung Drs.I Putu Puspa, mengapresiasi kesiapan pelaksanaan PTM secara terbatas dengan beberapa catatan positif , diungkapkan : Tentang PTM terbatas ya kita bersama harus sepakat untuk itu, kita harus ekstra hati-hati jangan sampai terjadi klaster baru dalam dunia pendidikan.
Kasus semakin meningkat, kita sangat wajar mewanti-wanti dunia pendidikan karena ini menyangkut generasi penerus bangsa yang berperan penting dalam proses kelangsungan hidup bangsa Indonesia ini kedepan, jangan sampai ada yang terpapar Covid 19 ini, karena ini sangat berbahaya.
Kita tidak mau kehilangan generasi penerus bangsa kita karena gara gara Covid 19 ini, masalah kesehatan anak didik sangat penting meskipun masalah pendidikan nya juga tidak bisa di abaikan, tapi saya sangat mengapresiasi kesiapan SMK PGRI 1 Badung yang sangat luarbiasa dalam persiapan PTM dan sangat matang serta lengkap, dan saya sudah pastikan itu, terkait hal lain baik kapan dimulainya PTM kita tentu menunggu arahan dari pemerintah, demikian ungkap Ketua Komite. (Krg)






