Pjs Danramil 414-05/Kelapa Kampit Hadiri Rapat Koordinasi Penghentian Pencarian Korban Laka Tambang

KELAPA KAMPIT — Karena pertimbangan sulitnya lokasi dan keamanan serta keselamatan Tim Sar, Pencarian korban laka tambang di Kelapa Kampit di Hentikan.

Terkait hal tersebut,Rabu 30/06/2021 bertempat di Kecamatan Kelapa Kampit, Pjs Danramil 414-05/Kelapa Kampit Serma Aripianto bersama AKP Morhan sebagai
Kapolsek Kelapa Kampit , Rahmatullah selaku Danpos Basarnas Belitung Timur,Armansyah selaku Staf MCM, M Hidayat dari pihak Tagana Belitung Timur dan Heru juga Ardi dari pihak keluarga korban melaksanakan rapat koordinasi penghentian pencarian korban laka tambang di Iup MCM.

Pjs Danramil 414-05/Kelapa Kampit Serma Aripianto menjelaskan,” Bahwa dari hasil rapat koordinasi hingga dihentikannya pencarian korban laka tambang di Iup MCM menghasilkan beberapa poin penting yang mau tidak mau harus dijalankan,” Jelasnya.

Adapun poin kesepakatan dari hasil Rapat Koordinasi terkait penghentian pencarian
korban laka tambang di Iup MCM sebagai berikut ;

1.Usaha pencarian sudah dilaksanakan secara maksimal namun terkendala lokasi korban tertimbun sulit dicapai karena tergenag air.

2.Sudah di upayakan mendatangkan mesin isap air, namun sedikit pun air tidak berubah, karena derasnya air yang datang.

3.Upaya dari Basarnas sebagai koordinator pencarian sudah mendatangkan tim penyelam dari Jakarta, namun pada saat diberikan gambaran lokasi lobang yang berbentuk tidak beraturan, Penyelam itu pun menyatakan tidak sanggup, karena lobang yang diameter 1 M tidak bisa mencukupi dengan peralatan yang ada, apalagi di lobang sudah ada kayu untuk bantuan para petambang itu bekerja.

4.Bahwasanya air Phirite bercampur gas jenazah korban serta bebatuan akan menimbulkan racun bagi tim evakuasi.

5. Apabila masuk kedalam lobang tambang, jedah bisa bernapas normal sekitar 3 sampai dengan 5 menit, selanjutnya sudah sulit.

6.Saudara para korban sudah mengiklaskan kepergian Korban karena setelah 4 hari evakuasi namun belum berhasil, dengan catatan sesuai kesepakatan bersama dengan pihak MCM, bahwa lobang tersebut di tutup dan dibuat kuburan selamanya untuk 2 korban tersebut serta tidak ditambang lagi.

Selama kegiatan rapat koordinasi berjalan dengan tertib dan aman juga tidak lupa menerapkan protokol kesehatan yang telah di tentukan,”Tutup Serma Aripianto.(*/ale).

Sumber : Kodim 0414/Belitung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *